Yogyakarta — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan TVRI Jogja menandatangani kerja sama dalam bidang implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor TVRI Jogja, Jalan Magelang, Yogyakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni ISI Yogyakarta, Dr. M. Kholid Arif Rozaq, S.Hut., M.M.; serta Dekan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta, Dr. Edial Rusli, S.E., M.Sn. Dari pihak TVRI Jogja, kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi seni dalam pengembangan konten, edukasi publik, serta penguatan ekosistem penyiaran berbasis kebudayaan.
Penandatanganan kerja sama tersebut mencakup Memorandum of Understanding atau MoU antara ISI Yogyakarta dan TVRI Jogja, serta Memorandum of Agreement atau MoA yang menjadi dasar pelaksanaan program-program kerja sama lebih lanjut. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi melalui program pendidikan, praktik akademik, produksi kreatif, apresiasi seni, dan pengembangan sumber daya manusia.
Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan bahwa kerja sama dengan TVRI Jogja merupakan langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi seni dengan pengalaman industri penyiaran yang telah teruji.
“ISI Yogyakarta memiliki potensi besar dalam penciptaan karya seni, riset artistik, dan pengembangan sumber daya kreatif. Melalui kerja sama dengan TVRI Jogja, potensi tersebut dapat diperluas jangkauannya, tidak hanya sebagai capaian akademik, tetapi juga sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat melalui media penyiaran. Kolaborasi ini kami harapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat pendidikan seni, memperluas apresiasi publik, dan menghadirkan karya-karya mahasiswa serta sivitas akademika ISI Yogyakarta ke ruang yang lebih luas,” ujar Rektor ISI Yogyakarta.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas sejumlah program yang berpeluang dikembangkan bersama. Beberapa di antaranya adalah program apresiasi film mahasiswa, program apresiasi tari, serta program-program lain yang selaras dengan visi dan misi kedua lembaga. Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan program edukatif dan kebudayaan yang dapat memperkuat peran seni dalam kehidupan masyarakat.
Dekan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta, Dr. Edial Rusli, S.E., M.Sn., berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung program magang, praktik akademik, dan penguatan kompetensi mahasiswa di bidang film, televisi, dan media rekam.
Menurutnya, TVRI Jogja memiliki posisi penting sebagai mitra strategis karena dapat menjadi tolok ukur praktik dunia industri penyiaran, film, dan televisi bagi mahasiswa ISI Yogyakarta. Melalui keterlibatan langsung dengan lingkungan kerja profesional, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga memahami etika kerja, manajemen produksi, serta dinamika industri media secara nyata.
Kerja sama antara ISI Yogyakarta dan TVRI Jogja ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang berdampak, baik bagi pengembangan pendidikan tinggi seni maupun bagi penguatan ekosistem kebudayaan dan penyiaran di Yogyakarta. Melalui sinergi tersebut, ISI Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang aktif membangun jejaring, membuka ruang kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.






