Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta Hadirkan OPAC Mobile 2026 untuk Memperkuat Literasi Digital dan Ekosistem Pendidikan Seni

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta Hadirkan OPAC Mobile 2026 untuk Memperkuat Literasi Digital dan Ekosistem Pendidikan Seni

Yogyakarta, 3 Agustus 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan menghadirkan OPAC Mobile versi 2026 sebagai inovasi layanan informasi untuk mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan penciptaan karya seni. Aplikasi tersebut memungkinkan mahasiswa dan sivitas akademika menelusuri koleksi perpustakaan secara lebih mudah melalui perangkat telepon pintar.

OPAC atau Online Public Access Catalog merupakan katalog daring yang menyediakan informasi mengenai koleksi buku, jurnal, referensi akademik, dan berbagai sumber pengetahuan yang tersedia di perpustakaan. Melalui versi mobile terbaru ini, pengguna dapat melakukan pencarian koleksi secara lebih cepat, praktis, dan fleksibel tanpa harus terlebih dahulu mendatangi ruang perpustakaan.

Kehadiran OPAC Mobile 2026 menjadi bagian dari upaya ISI Yogyakarta memperkuat transformasi layanan akademik berbasis digital. Tampilan aplikasi yang diperbarui serta sistem pencarian yang lebih mudah digunakan diharapkan dapat membantu mahasiswa menemukan referensi yang sesuai dengan kebutuhan perkuliahan, penelitian, maupun proses kreatif.

Bagi perguruan tinggi seni, ketersediaan referensi memiliki peran penting dalam pengembangan gagasan dan penciptaan karya. Mahasiswa tidak hanya membutuhkan sumber pustaka mengenai teori dan sejarah seni, tetapi juga referensi lintas disiplin yang dapat memperkaya perspektif dalam bidang seni pertunjukan, seni rupa dan desain, serta seni media rekam. Kemudahan akses melalui OPAC Mobile diharapkan dapat mempercepat proses penelusuran sumber-sumber tersebut.

Peluncuran layanan ini sekaligus menunjukkan komitmen UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta dalam menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan pengguna. Mahasiswa dapat memulai pencarian koleksi dari mana saja dan kapan saja melalui perangkat yang digunakan sehari-hari.

Berdasarkan informasi yang disampaikan UPA Perpustakaan, OPAC Mobile ISI Yogyakarta saat ini dapat digunakan pada telepon pintar dengan sistem operasi Android. Aplikasi tersebut telah melalui tahap uji coba penggunaan sebelum diperkenalkan kepada sivitas akademika.

Pengguna dapat memperoleh aplikasi dengan memindai kode QR yang tersedia pada media publikasi OPAC Mobile 2026. Apabila mengalami kendala dalam proses pemasangan atau penggunaan, mahasiswa dapat menghubungi administrator perpustakaan maupun datang langsung ke lantai dua UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta. Petugas akan membantu pengiriman dan pemasangan berkas aplikasi melalui layanan EasyShare.

Pengembangan OPAC Mobile juga memperluas peran perpustakaan dari ruang penyimpanan koleksi menjadi pusat layanan pengetahuan yang adaptif, inklusif, dan terhubung dengan teknologi. Digitalisasi katalog tersebut mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi mahasiswa yang terbiasa mengakses informasi melalui perangkat bergerak.

Melalui layanan ini, ISI Yogyakarta terus membangun ekosistem pendidikan seni yang mengintegrasikan kreativitas, pengetahuan, dan teknologi. Kemudahan akses terhadap referensi akademik diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi, memperkuat kualitas penelitian, serta mendorong lahirnya karya-karya seni yang memiliki landasan konseptual dan akademik yang kuat.

Kehadiran OPAC Mobile versi 2026 menegaskan langkah ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penciptaan seni, tetapi juga aktif mengembangkan layanan akademik modern untuk menjawab kebutuhan sivitas akademika di era digital.

Search
Kategori

Share this post

Leave a Reply

en_USEN