Yogyakarta, 5 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Jurusan Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta resmi membuka pendaftaran FTRN #5 tahun 2026 mulai 4 Mei 2026. Ajang ini kembali hadir sebagai ruang kompetisi, pembelajaran, dan pengembangan kreativitas bagi kelompok teater remaja dari tingkat SMA/SMK sederajat di Indonesia.
FTRN #5 diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen ISI Yogyakarta dalam melestarikan, mengembangkan, sekaligus memperluas apresiasi terhadap seni teater, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui festival ini, pelajar tidak hanya diajak untuk berkompetisi, tetapi juga mengenal proses penciptaan teater secara lebih serius, mulai dari pembacaan naskah, penyusunan konsep pertunjukan, kerja kelompok, hingga presentasi karya dalam bentuk fragmen.
Pendaftaran FTRN #5 terbuka bagi kelompok teater dari SMA/SMK sederajat, kecuali SMKI sesuai ketentuan panitia. Peserta merupakan siswa-siswi aktif yang masih mengikuti proses belajar mengajar pada tahun 2026. Untuk mengikuti seleksi online, setiap kelompok dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp250.000,00.
Sebagai bagian dari proses seleksi, peserta wajib mengirimkan Curriculum Vitae kelompok teater dari sekolah masing-masing melalui formulir pendaftaran yang telah disediakan. Selain itu, peserta juga diminta mengunggah video fragmen dengan naskah yang telah dipilih melalui kanal YouTube. Dokumen pendukung lain yang wajib diunggah meliputi surat kesanggupan serta data diri setiap anggota sesuai template dokumen persyaratan yang telah disiapkan panitia.
Adapun lini masa FTRN #5 tahun 2026 meliputi pembukaan pendaftaran pada 4 Mei 2026, batas akhir pendaftaran pada 18 Mei 2026, serta batas pengumpulan video pada 4 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai pendaftaran, persyaratan, template dokumen, dan ketentuan teknis dapat diakses melalui QR code pada poster resmi atau tautan yang tersedia pada kanal informasi panitia.
Penyelenggaraan FTRN #5 menjadi salah satu bentuk nyata peran ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya berfokus pada pendidikan tinggi, tetapi juga turut membangun ekosistem seni sejak tingkat pelajar. Melalui keterlibatan mahasiswa, jurusan, dan komunitas teater muda, festival ini memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, penciptaan, dan pengembangan seni pertunjukan di Indonesia.
Lebih dari sekadar festival, FTRN #5 menjadi ruang temu antara pendidikan, kreativitas, dan regenerasi. Dari panggung pelajar, ISI Yogyakarta membuka jalan bagi tumbuhnya bibit-bibit baru seniman teater yang memiliki keberanian berekspresi, kedisiplinan berkarya, dan kepekaan terhadap kehidupan sosial-budaya di sekitarnya.
Dengan dibukanya pendaftaran FTRN #5, kelompok teater remaja dari berbagai sekolah diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ajang ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat atmosfer akademik, artistik, dan kreatif yang hidup di lingkungan ISI Yogyakarta.






