Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta and Project Eleven Foundation Strengthen Asia-Pacific Art Dialogue through APAF 2026

ISI Yogyakarta and Project Eleven Foundation Strengthen Asia-Pacific Art Dialogue through APAF 2026

Yogyakarta, 30 Juni 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi seni yang aktif membangun ruang dialog, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi lintas disiplin melalui penyelenggaraan Asia Pacific Art Forum (APAF) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Project Eleven Foundation sebagai mitra kolaboratif dalam menghadirkan forum seni yang mempertemukan akademisi, seniman, peneliti, mahasiswa, dan praktisi kreatif dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama mengeksplorasi tema Artistic Intelligence dalam lanskap seni kontemporer.

Rangkaian kegiatan APAF 2026 berlangsung secara dinamis pada 22–24 Juni 2026. Pada 22 Juni 2026, APAF menghadirkan sesi Networking sebagai ruang untuk membangun koneksi, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi antarpelaku seni dan akademisi. Sesi ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman, gagasan, dan perspektif yang memperkuat ekosistem seni kontemporer.

Melalui sesi tersebut, ISI Yogyakarta menunjukkan kapasitasnya sebagai institusi pendidikan tinggi seni yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di ruang akademik, tetapi juga aktif menciptakan jejaring kreatif yang relevan dengan kebutuhan perkembangan seni hari ini. Kehadiran seniman, peneliti, mahasiswa, dan praktisi kreatif dalam satu forum menjadi bukti bahwa seni terus berkembang melalui perjumpaan, dialog, dan kerja kolaboratif.

Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven

Pada hari kedua, 23 Juni 2026, APAF 2026 menghadirkan rangkaian simposium dan workshop yang melanjutkan eksplorasi tema Artistic Intelligence melalui dialog dan praktik artistik. Simposium hari kedua menjadi ruang bagi para pembicara dan peserta untuk berbagi pandangan mengenai perkembangan seni pertunjukan dalam lanskap seni kontemporer, termasuk bagaimana praktik seni, penelitian, dan perkembangan teknologi saling berhubungan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Performative Tradition Workshop. Melalui workshop ini, peserta diajak untuk mengeksplorasi tradisi performatif melalui pengalaman belajar dan praktik bersama. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa tradisi tidak hanya dipahami sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang terus dapat dihidupkan, dibaca ulang, dan dikembangkan dalam konteks seni kontemporer.

Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven

Hari ketiga APAF 2026, pada 24 Juni 2026, menutup rangkaian simposium yang selama tiga hari menjadi ruang pertemuan gagasan bagi para akademisi, seniman, peneliti, mahasiswa, dan praktisi kreatif. Dalam berbagai sesi diskusi, tema Artistic Intelligence terus dieksplorasi dari beragam sudut pandang, mempertemukan praktik artistik, penelitian, tradisi, serta perkembangan teknologi dalam wacana seni masa kini.

Penyelenggaraan APAF 2026 menjadi salah satu langkah penting ISI Yogyakarta dalam memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan, penelitian, penciptaan, dan pengembangan seni di tingkat nasional maupun internasional. Melalui kerja sama dengan Project Eleven Foundation, forum ini menjadi ruang kolaboratif yang memperluas jejaring akademik dan kreatif, sekaligus mempertemukan berbagai perspektif seni dari kawasan Asia Pasifik.

Forum ini juga mempertegas kontribusi ISI Yogyakarta dalam membaca perkembangan seni secara kritis dan relevan dengan perubahan zaman. Tema Artistic Intelligence menjadi penting karena membuka ruang pembahasan mengenai relasi antara kecerdasan artistik, tradisi, kreativitas, teknologi, serta peran manusia dalam penciptaan seni kontemporer.

Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven
Dokumentasi Project Eleven

Dengan terselenggaranya APAF 2026, ISI Yogyakarta semakin memperkuat branding kelembagaan sebagai kampus seni yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lembaga dalam memperluas jaringan akademik dan kreatif, sekaligus meningkatkan posisi tawar ISI Yogyakarta dalam ekosistem pendidikan tinggi seni.

ISI Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Project Eleven Foundation atas kerja sama dalam penyelenggaraan Asia Pacific Art Forum 2026. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pembicara, fasilitator, peserta, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan ini. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Chocolate Monggo dan The Mogus atas dukungan dan kolaborasinya dalam mendukung keberlangsungan program APAF 2026.

Melalui APAF 2026, ISI Yogyakarta kembali menunjukkan bahwa perguruan tinggi seni memiliki peran strategis dalam membangun percakapan lintas budaya, memperkuat jejaring kreatif, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi perkembangan seni, kemanusiaan, dan pengetahuan di era kontemporer.

Search
Kategori

Share this post

Leave a Reply

en_USEN