Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta dan BSI Jajaki Kolaborasi Beasiswa untuk Memperluas Akses Pendidikan Seni

ISI Yogyakarta dan BSI Jajaki Kolaborasi Beasiswa untuk Memperluas Akses Pendidikan Seni

Yogyakarta, 3 Agustus 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menerima audiensi jajaran pimpinan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) di Ruang Rapat I Gedung Rektorat ISI Yogyakarta, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam bidang beasiswa, layanan pembayaran virtual, serta penyaluran dana bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau PIP Pendidikan Tinggi.

Audiensi diterima langsung oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, M.Sn., bersama jajaran pimpinan universitas yang terdiri atas para wakil rektor, kepala biro, kepala bagian akademik, serta unsur terkait di bidang kemahasiswaan, kerja sama, keuangan, dan layanan akademik.

Delegasi BSI dipimpin oleh Deputi Funding Region VII Semarang, Toni Budi Kartono. Turut hadir Branch Manager BSI Bantul Rezky Dika K., Retail Transaction Manager Area Yogyakarta Ana Murtiati, Sony dari BSI Maslahat, serta Waluyo dari Funding Transaction.

Dalam sambutannya, Rektor ISI Yogyakarta menyampaikan pentingnya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang semakin inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pengembangan layanan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, terutama dalam memperoleh akses pembiayaan pendidikan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah ISI Yogyakarta dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai institusi. Sebagai perguruan tinggi seni, ISI Yogyakarta terus berupaya memastikan bahwa kesempatan untuk menempuh pendidikan seni berkualitas dapat dijangkau oleh calon mahasiswa dan mahasiswa dari beragam latar belakang ekonomi.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah peluang penyediaan program beasiswa. Dukungan beasiswa dinilai memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mempertahankan keberlanjutan studi sekaligus mengembangkan potensi akademik dan artistiknya secara optimal.

Bagi mahasiswa seni, proses pendidikan tidak hanya membutuhkan dukungan biaya perkuliahan, tetapi juga berbagai kebutuhan penunjang penciptaan karya, praktik studio, produksi pertunjukan, penelitian, dan pengembangan kompetensi. Karena itu, skema pembiayaan pendidikan yang tepat dan mudah diakses dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

Selain beasiswa, ISI Yogyakarta dan BSI juga mendiskusikan kemungkinan pengembangan layanan pembayaran berbasis virtual. Layanan tersebut berpotensi mendukung proses transaksi pendidikan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi. Transformasi layanan pembayaran menjadi salah satu bagian penting dalam peningkatan mutu tata kelola perguruan tinggi dan pelayanan kepada mahasiswa.

Pembahasan berikutnya berkaitan dengan penyaluran dana bantuan pendidikan PIP Pendidikan Tinggi. Melalui kerja sama yang terencana, proses penyaluran bantuan diharapkan dapat berlangsung secara tepat sasaran, akuntabel, dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa penerima manfaat.

Sesi diskusi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni ISI Yogyakarta, Dr. Muhammad Kholid Arif Rozaq, S.Hut., M.M. Diskusi tersebut menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan kedua institusi sekaligus merumuskan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan pada tahap berikutnya.

Audiensi antara ISI Yogyakarta dan BSI menegaskan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kemitraan lintas sektor. Sinergi antara perguruan tinggi seni dan lembaga perbankan diharapkan dapat menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa, mulai dari akses beasiswa, kemudahan transaksi, hingga penyaluran bantuan pendidikan.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, ISI Yogyakarta tidak hanya mengembangkan tata kelola kelembagaan yang modern, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan ekosistem pendidikan tinggi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret yang memberikan dampak luas bagi pengembangan pendidikan seni, peningkatan kesejahteraan mahasiswa, serta penciptaan sumber daya manusia seni yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Search
Kategori

Share this post

en_USEN