Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Langkah Penuh Prestasi, Mahasiswa Tari ISI Yogyakarta Raih Juara 1 dan 3 pada Ksatria Fest 2026

Langkah Penuh Prestasi, Mahasiswa Tari ISI Yogyakarta Raih Juara 1 dan 3 pada Ksatria Fest 2026

Yogyakarta, 16 Juli 2026 — Mahasiswa Jurusan Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi dalam ajang Ksatria Fest 2026. Melalui penampilan yang kuat secara teknik, artistik, dan karakter, Dinda Prajna Anya bersama Vidiajeng Maretha berhasil meraih Juara 1 Garda Ksatria Tari Indonesia, sedangkan Jerry Bayu Mawardi memperoleh Juara 3 Wira Ksatria Tari Indonesia.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi mahasiswa ISI Yogyakarta dalam mengembangkan kompetensi seni pertunjukan sekaligus menghadirkan karya tari yang mampu bersaing dalam ajang kompetitif. Prestasi ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan tampil di atas panggung, tetapi juga lahir dari proses latihan, kedisiplinan, penguasaan teknik, serta kerja kreatif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Keberhasilan Dinda Prajna Anya dan Vidiajeng Maretha meraih posisi tertinggi pada kategori Garda Ksatria Tari Indonesia memperlihatkan kualitas kolaborasi dan kematangan penyajian karya. Sementara itu, raihan Jerry Bayu Mawardi pada kategori Wira Ksatria Tari Indonesia menunjukkan kemampuan individu mahasiswa dalam membangun karakter, ekspresi, serta kekuatan interpretasi melalui pertunjukan tari.

Keikutsertaan mahasiswa dalam Ksatria Fest 2026 juga menjadi ruang pembelajaran di luar kampus. Melalui kompetisi, mahasiswa memperoleh pengalaman untuk mengukur kemampuan, memperluas jejaring, serta memahami perkembangan praktik seni pertunjukan di tengah masyarakat.

Prestasi ini semakin menegaskan peran Jurusan Tari ISI Yogyakarta sebagai lingkungan pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk menguasai tradisi, mengembangkan kreativitas, dan menghadirkan inovasi dalam penciptaan maupun penyajian karya tari. Proses pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan seniman yang adaptif, profesional, dan memiliki daya saing.

Keberhasilan para mahasiswa tersebut turut memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang aktif melahirkan talenta unggul dan berprestasi. Melalui dukungan ekosistem akademik, pembimbingan, serta ruang-ruang penciptaan yang tersedia, mahasiswa didorong untuk terus berkarya dan membawa seni Indonesia ke panggung yang lebih luas.

ISI Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada Dinda Prajna Anya, Vidiajeng Maretha, dan Jerry Bayu Mawardi atas prestasi yang diraih. Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berproses, berkompetisi secara sehat, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi perkembangan seni pertunjukan Indonesia.

Search
Kategori

Share this post

Leave a Reply

en_USEN