Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Festival Anak Indonesia 2026 Hadir di ISI Yogyakarta, Teguhkan Kampus Seni sebagai Ruang Tumbuh Kreativitas Anak

Festival Anak Indonesia 2026 Hadir di ISI Yogyakarta, Teguhkan Kampus Seni sebagai Ruang Tumbuh Kreativitas Anak

Yogyakarta, 8 September 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali membuka ruang kampus bagi tumbuhnya kreativitas generasi muda melalui penyelenggaraan Festival Anak Indonesia (FAI) 2026 yang akan berlangsung pada 19–30 September 2026 di Galeri R.J. Katamsi, ISI Yogyakarta. Kehadiran festival ini memperkuat peran ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya menjalankan pendidikan akademik, tetapi juga menghadirkan ruang seni yang terbuka dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Karena Suara Anak Layak untuk Didengar”, FAI 2026 memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berbagi cerita, mengembangkan imajinasi, serta menyampaikan gagasan melalui beragam aktivitas kreatif. Anak ditempatkan bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi sebagai individu yang memiliki perspektif, pengalaman, dan cara pandang yang layak memperoleh ruang dalam kehidupan seni dan budaya.

Penyelenggaraan festival di lingkungan ISI Yogyakarta sekaligus mempertemukan dunia pendidikan seni dengan proses kreatif anak sejak usia dini. Melalui Galeri R.J. Katamsi sebagai ruang perjumpaan publik, kampus menghadirkan kesempatan bagi anak dan keluarga untuk lebih dekat dengan ekosistem seni, ruang pamer, proses apresiasi, serta pengalaman berkesenian.

Kehadiran FAI 2026 juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi seni memiliki peran strategis yang melampaui proses pembelajaran di ruang kelas. Kampus dapat menjadi ruang publik tempat masyarakat, keluarga, komunitas, dan generasi muda bertemu, bertukar pengalaman, serta membangun pemahaman mengenai pentingnya seni dalam proses tumbuh kembang manusia.

Bagi ISI Yogyakarta, keterbukaan ruang kampus terhadap kegiatan seni anak menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem seni yang berkelanjutan. Pengenalan terhadap proses penciptaan dan apresiasi seni sejak usia dini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian berekspresi, daya imajinasi, kepekaan, serta kemampuan anak dalam menyampaikan gagasan kepada lingkungan sekitarnya.

Festival Anak Indonesia juga memperluas fungsi Galeri R.J. Katamsi sebagai ruang seni yang menjembatani kampus dengan masyarakat. Galeri tidak hanya menjadi tempat presentasi karya dalam lingkungan akademik, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi yang memungkinkan berbagai kelompok masyarakat memperoleh pengalaman langsung dengan praktik dan wacana seni.

Penyelenggaraan FAI di ISI Yogyakarta memiliki kesinambungan dengan komitmen institusi dalam menyediakan ruang bagi kreativitas anak. Pada penyelenggaraan Festival Anak Indonesia tahun sebelumnya, Galeri R.J. Katamsi juga menjadi ruang bagi anak-anak dari berbagai daerah untuk menghadirkan karya kepada publik. Keberlanjutan tersebut semakin menegaskan kontribusi ISI Yogyakarta dalam memperluas akses masyarakat terhadap seni sekaligus menghadirkan dampak nyata perguruan tinggi bagi lingkungan sosial.

Melalui FAI 2026, ISI Yogyakarta memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang inklusif, terbuka terhadap kolaborasi, serta berperan aktif dalam membangun ekosistem seni dan budaya Indonesia. Kampus tidak hanya menjadi tempat lahirnya seniman dan akademisi seni, tetapi juga ruang tempat generasi baru memperoleh kesempatan untuk mengenal, mengalami, dan menemukan keberanian menyuarakan gagasan melalui seni.

Masyarakat, keluarga, dan anak-anak dapat mengunjungi Festival Anak Indonesia 2026 pada 19–30 September 2026 di Galeri R.J. Katamsi, ISI Yogyakarta. Informasi mengenai partisipasi dan kegiatan festival dapat diperoleh melalui akun Instagram @ruang.imajinasi.anak.

FAI 2026 diharapkan menjadi ruang perjumpaan yang menyenangkan sekaligus bermakna—tempat suara, imajinasi, dan kreativitas anak memperoleh ruang untuk tumbuh di tengah lingkungan pendidikan seni Indonesia.

Search
Kategori

Share this post

Leave a Reply