Yogyakarta, 17 Oktober 2026 – Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) membuka kesempatan bagi akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati seni untuk berpartisipasi dalam Seminar Nasional Seni Media Rekam 2026. Mengangkat tema “Estetika Pasca-Kecerdasan Buatan”, seminar ini akan diselenggarakan pada 26–27 November 2026 sebagai forum ilmiah untuk mengkaji transformasi seni media rekam di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari upaya ISI Yogyakarta memperkuat kontribusi akademik dalam merespons perkembangan teknologi yang memengaruhi praktik penciptaan, penelitian, dan industri kreatif. Melalui forum tersebut, ISI Yogyakarta membuka ruang pertukaran gagasan mengenai perubahan paradigma estetika, autentisitas karya, serta hubungan antara kreativitas manusia dan teknologi dalam perkembangan seni kontemporer.
Seminar Nasional Seni Media Rekam 2026 menghadirkan dua pembicara utama, yakni Dr. Surasak Jamnongsarn, Direktur Program Pascasarjana Musik Thailand dan Asia, Srinakharinwirot University, Bangkok, Thailand, serta Dr. Edial Rusli, M.Sn., dosen Program Studi Fotografi FSMR ISI Yogyakarta. Kehadiran akademisi dari Indonesia dan Thailand tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif keilmuan sekaligus memperluas dialog akademik mengenai dinamika seni dan teknologi.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengeksplorasi berbagai persoalan penting dalam perkembangan seni media rekam, mulai dari autentisitas fotografi di tengah kemunculan citra sintetis, pemanfaatan AI dalam produksi film, animasi, televisi, dan desain game, hingga perubahan konsep kepengarangan dan kreativitas artistik. Pembahasan juga mencakup seni generatif, estetika pascadigital, etika industri kreatif, hak cipta, bias algoritmik, serta transformasi pendidikan seni di era kecerdasan buatan.
Berbagai topik tersebut memberikan kesempatan bagi para peneliti dan praktisi untuk menyampaikan temuan, pendekatan teoretis, maupun pengalaman kreatif dalam menghadapi perubahan ekosistem seni berbasis teknologi. Seminar ini sekaligus menjadi wadah pengembangan wacana kritis mengenai pentingnya mempertahankan nilai, identitas, dan pertimbangan artistik manusia di tengah semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan.
Panitia membuka pengiriman abstrak pada 18 Oktober hingga 4 November 2026, dengan pengumuman abstrak yang diterima pada 7 November 2026. Peserta yang lolos seleksi selanjutnya dapat mengirimkan makalah lengkap dan bahan presentasi pada 8–22 November 2026. Setelah pelaksanaan seminar pada 26–27 November 2026, batas akhir pengiriman makalah final ditetapkan pada 10 Desember 2026, sedangkan penerbitan prosiding elektronik dijadwalkan pada 20 Desember 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap diseminasi hasil penelitian, makalah peserta akan dipublikasikan melalui e-prosiding ber-ISSN. Sejumlah makalah terbaik juga berkesempatan untuk diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi SINTA, yaitu REKAM, JAGS, SPECTA, and SENSE. Peserta dan pemakalah akan memperoleh sertifikat elektronik sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi dalam kegiatan ilmiah tersebut.
Penyelenggaraan Seminar Nasional Seni Media Rekam 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang aktif mengembangkan kajian multidisipliner dan membuka ruang dialog antara seni, ilmu pengetahuan, serta teknologi. Forum ini juga menjadi momentum untuk mendorong lahirnya gagasan dan penelitian yang relevan dengan tantangan masa depan seni media rekam.
FSMR ISI Yogyakarta mengundang para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, serta pemerhati seni dari berbagai institusi untuk mengirimkan karya ilmiah dan berkontribusi dalam diskursus mengenai masa depan estetika di era kecerdasan buatan.
Pendaftaran dan pengiriman abstrak dapat dilakukan melalui:
- Pendaftaran dan pengiriman abstrak: https://s.id/abstract-submission-seminar-fsmr-2026
- Template abstrak: https://s.id/template-abstract-seminar-fsmr-2026
- Contact: Raynald Alfian Yudisetyanto, M.Phil. (+62 822-2611-3325).
Seminar ini menjadi salah satu ruang strategis bagi ISI Yogyakarta untuk memperluas kontribusi keilmuan seni media rekam sekaligus mendorong pengembangan kreativitas yang kritis, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.






