Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta Tuan Rumah Pembukaan Peksimiprov DIY 2026, Perkuat Ekosistem Prestasi Seni Mahasiswa

ISI Yogyakarta Tuan Rumah Pembukaan Peksimiprov DIY 2026, Perkuat Ekosistem Prestasi Seni Mahasiswa

Yogyakarta – Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menjadi tuan rumah Pembukaan Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Peksimiprov DIY) Tahun 2026 yang berlangsung di Concert Hall ISI Yogyakarta pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan talenta-talenta seni terbaik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan prestasi seni mahasiswa menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026.

Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, pimpinan bidang kemahasiswaan perguruan tinggi peserta, dosen pendamping, serta mahasiswa delegasi dari berbagai kampus di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hadir mewakili LLDIKTI Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. Sementara dari perguruan tinggi peserta hadir antara lain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof. Dr. Guntur, M.Pd., Ketua Tim Ajang Talenta Universitas Sanata Dharma (USD) Eko Aris Budi Cahyono, M.Eng., serta perwakilan bidang kemahasiswaan dari Universitas Alma Ata, STKIP Catur Sakti Yogyakarta, Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas Amikom Yogyakarta, dan perguruan tinggi lainnya.

Pembukaan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) DIY sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni ISI Yogyakarta, Dr. Muh. Kholid Arif Rozaq, S.Hut., M.M., menyampaikan laporan penyelenggaraan Peksimiprov DIY 2026.

Dalam laporannya, Dr. Muh. Kholid Arif Rozaq menegaskan bahwa Peksimiprov merupakan wadah pembinaan talenta mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, dan penguatan karakter mahasiswa melalui seni.

“Peksimiprov menjadi sarana penting untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat jejaring antarmahasiswa lintas perguruan tinggi, sekaligus menyiapkan delegasi terbaik DIY untuk berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan seni dari para juara Peksimiprov tahun sebelumnya. Penampil pertama adalah Juara II Tari (Cecakal) dari ISI Yogyakarta, yang menampilkan karya tari dengan kekuatan eksplorasi artistik dan kekayaan ekspresi budaya. Penampilan berikutnya menghadirkan Juara II Keroncong dari Universitas Negeri Yogyakarta, yang membawakan sajian musik keroncong dengan nuansa segar dan kreatif.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, menyampaikan apresiasi kepada BPSMI DIY dan seluruh perguruan tinggi yang secara konsisten mendukung pengembangan talenta mahasiswa melalui seni.

Menurutnya, Peksimiprov bukan hanya ajang perlombaan, melainkan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berkarakter. Seni memiliki peran strategis dalam membentuk sensitivitas sosial, kemampuan berpikir kreatif, serta daya inovasi mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pembukaan resmi Peksimiprov DIY 2026 dilakukan oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa seni merupakan instrumen penting dalam pembangunan manusia dan peradaban.

Menurutnya, penyelenggaraan Peksimiprov DIY 2026 menjadi bukti kuat bahwa perguruan tinggi di DIY memiliki komitmen bersama dalam membangun ruang aktualisasi bagi mahasiswa melalui seni dan budaya.

“ISI Yogyakarta merasa terhormat menjadi tuan rumah Peksimiprov DIY 2026. Ajang ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mempertemukan gagasan, kreativitas, dan semangat kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Inilah ruang yang menumbuhkan generasi kreatif yang mampu memberi dampak bagi masyarakat melalui seni,” ujar Dr. Irwandi.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa keberadaan Peksimiprov selaras dengan semangat ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang terus mendorong pengembangan talenta, inovasi, dan kontribusi seni bagi kemanusiaan. Hal tersebut sejalan dengan tema Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta, “Redefining Arts Impact: Seni, Kemanusiaan, dan Kreativitas di Era Artificial Intelligence.”

Peksimiprov DIY 2026 akan mempertandingkan berbagai cabang seni yang diikuti mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di DIY. Para juara terbaik nantinya akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta pada ajang Peksiminas XVIII Tahun 2026.

Melalui penyelenggaraan Peksimiprov DIY 2026, ISI Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan seni dan kreativitas nasional yang tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berprestasi, berbudaya, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kekuatan seni.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

id_IDID