Yogyakarta, 24 Mei 2025 – Pelaksanaan Konferensi Pers Hasil Seleksi Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan pengumuman penerima KIP-Kuliah jalur SNBT menjadi momentum penting dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia. Agenda nasional yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 12.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Tim Penanggung Jawab SNPMB dan disiarkan melalui kanal YouTube SNPMB ID serta Instagram @snpmb_id.
Konferensi pers tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting pendidikan nasional, di antaranya Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., Wakil Ketua I Prof. Dr. S. Martono, M.Si., Wakil Ketua II Ahar Muhammad Diah, S.E., M.M., Ph.D., Wakil Ketua III Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Eng. Ir. Sandro Niwat, S.T., M.Eng., IPM. Turut hadir pula Ir. Bambang Hendrawan, S.T., M.Si., CIPMP., CISCP. sebagai bagian dari tim pelaksana nasional SNPMB.
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap hasil SNBT 2026, Institut Seni Indonesia Yogyakarta atau ISI Yogyakarta semakin menunjukkan eksistensinya sebagai perguruan tinggi seni unggulan yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Kepercayaan pemerintah kepada ISI Yogyakarta sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 menjadi bukti nyata kapasitas institusi seni dalam mendukung sistem seleksi pendidikan tinggi nasional yang profesional, modern, dan akuntabel.
Pelaksanaan UTBK di lingkungan ISI Yogyakarta berlangsung tertib dengan dukungan infrastruktur berbasis teknologi dan pelayanan akademik yang humanis. Hal ini memperlihatkan bahwa perguruan tinggi seni tidak hanya unggul dalam penciptaan karya dan pengembangan budaya, tetapi juga memiliki kualitas tata kelola kelembagaan yang setara dengan perguruan tinggi terbaik lainnya di Indonesia.
Reputasi ISI Yogyakarta juga terus meningkat melalui capaian akademik dan penguatan mutu pendidikan. Salah satu pencapaian strategis tahun 2026 adalah diraihnya akreditasi “UNGGUL” untuk Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Prestasi tersebut memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai pusat pendidikan seni bereputasi nasional yang menghasilkan lulusan kreatif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global.
Selain unggul dalam bidang akademik, ISI Yogyakarta juga aktif membangun jejaring internasional, memperkuat riset kreatif, dan memperluas kolaborasi industri budaya serta ekonomi kreatif. Langkah tersebut menjadi bagian dari visi besar ISI Yogyakarta untuk menjadi institusi seni berdaya saing internasional yang mampu melahirkan seniman, kreator, akademisi, dan pelaku industri kreatif masa depan.
Momentum pengumuman SNBT dan KIP-Kuliah 2026 sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk mengakses pendidikan seni berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi. Kehadiran program KIP-Kuliah di jalur SNBT menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui berbagai capaian tersebut, ISI Yogyakarta semakin mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi seni terdepan di Indonesia yang tidak hanya menjaga warisan budaya bangsa, tetapi juga menjadi pusat lahirnya inovasi kreatif dan talenta unggul yang siap bersaing di tingkat dunia.





