Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Lumen Origo, Pameran Desain Interior ISI Yogyakarta Hadirkan Eksplorasi Cahaya, Ruang, dan Imajinasi

Lumen Origo, Pameran Desain Interior ISI Yogyakarta Hadirkan Eksplorasi Cahaya, Ruang, dan Imajinasi

Yogyakarta, 16 Mei 2026 — Mahasiswa Desain Interior Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menghadirkan pameran bertajuk “Lumen Origo” pada 21–23 Mei 2026 di RuangDalam Art House. Pameran ini menjadi ruang presentasi gagasan kreatif mahasiswa dalam menerjemahkan hubungan antara desain interior, cahaya, suasana, dan pengalaman manusia di dalam ruang.

Mengangkat makna “cahaya pertama yang muncul dari kehidupan”, Lumen Origo merepresentasikan perjalanan awal kreativitas, keberanian bereksperimen, dan upaya mahasiswa dalam menciptakan karya yang tidak hanya menonjol secara visual, tetapi juga memiliki narasi, fungsi, dan pengalaman ruang. Melalui pameran ini, mahasiswa Desain Interior ISI Yogyakarta menunjukkan bahwa desain interior tidak berhenti pada persoalan estetika, melainkan juga berkaitan dengan cara ruang membangun emosi, membentuk interaksi, dan menghubungkan manusia dengan lingkungannya.

Pameran ini diselenggarakan oleh DESIMAL Angkatan 25 Desain Interior ISI Yogyakarta. Melalui tema tersebut, para mahasiswa menghadirkan eksplorasi konsep, tekstur, komposisi, pencahayaan, dan elemen visual yang dirancang untuk membangun pengalaman ruang yang komunikatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang menjadi kekuatan pendidikan seni di ISI Yogyakarta.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Lumen Origo tidak hanya menampilkan karya desain interior, tetapi juga menghadirkan sejumlah agenda pendukung. Pada hari pertama, Kamis, 21 Mei 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pameran dan sesi bedah karya. Pada Jumat, 22 Mei 2026, pameran dibuka mulai pukul 09.00–16.30 WIB dan dilengkapi dengan Watercolor Workshop pada pukul 13.30–16.30 WIB bersama Bapak Stephanus Prioutomo. Workshop ini terbuka gratis bagi peserta dengan fasilitas kertas watercolor, sedangkan peserta diwajibkan membawa cat air masing-masing.

Agenda berlanjut pada Sabtu, 23 Mei 2026, dengan pameran mulai pukul 09.00–16.30 WIB serta Decorative Candle Workshop pada pukul 13.30–15.00 WIB bersama Eunike Meyliana Samosir. Workshop ini juga dapat diikuti secara gratis dan menyediakan perlengkapan seperti gelas, parafin, sumbu, dan bunga. Peserta hanya perlu melakukan pendaftaran melalui QR code atau tautan yang tersedia pada materi publikasi kegiatan.

Sebagai penutup, Lumen Origo juga menghadirkan rangkaian pertunjukan musik pada Sabtu malam, mulai dari penutupan pameran hingga penampilan beberapa grup musik. Kehadiran musik dalam rangkaian acara ini memperkuat karakter Lumen Origo sebagai ruang pertemuan lintas ekspresi, tempat desain, visual, cahaya, dan performativitas hadir dalam satu pengalaman kreatif.

Kegiatan ini menegaskan posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membangun ekosistem kreatif yang hidup, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan industri seni serta desain. Melalui Lumen Origo, mahasiswa dilatih untuk memahami proses penciptaan secara utuh, mulai dari perumusan gagasan, pengolahan medium, penyajian karya, hingga komunikasi kepada publik.

Pameran ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa ISI Yogyakarta dalam memperluas apresiasi masyarakat terhadap desain interior sebagai bidang keilmuan yang berperan penting dalam membentuk kualitas ruang hidup. Dengan memadukan aspek artistik, konseptual, dan pengalaman pengunjung, Lumen Origo menjadi ruang pembelajaran sekaligus promosi kreatif yang memperlihatkan daya cipta generasi muda seni dan desain dari ISI Yogyakarta.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

id_IDID