Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

BEM ISI Yogyakarta Kabinet Asa Bersua Akhiri Masa Bakti, Teguhkan Budaya Kolaborasi Mahasiswa Seni

BEM ISI Yogyakarta Kabinet Asa Bersua Akhiri Masa Bakti, Teguhkan Budaya Kolaborasi Mahasiswa Seni

Yogyakarta, 31 Juli 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta Kabinet Asa Bersua mengakhiri satu periode kepengurusan setelah menjalankan berbagai proses pembelajaran, pengabdian, pelayanan, serta program kolaboratif bagi mahasiswa.
Berakhirnya masa kepengurusan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan organisasi mahasiswa dalam membangun ruang partisipasi, komunikasi, dan kerja bersama di lingkungan ISI Yogyakarta. Selama satu periode, Kabinet Asa Bersua berupaya menjalankan amanah mahasiswa dengan mengedepankan semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian.


Dalam pernyataan akhir kepengurusannya, BEM ISI Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, kritik, saran, dan partisipasi dalam setiap kegiatan organisasi. Keterlibatan mahasiswa tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya organisasi kemahasiswaan yang terbuka, dinamis, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.
Kabinet Asa Bersua juga mengakui masih terdapat sejumlah keterbatasan serta harapan mahasiswa yang belum sepenuhnya dapat diwujudkan. Atas hal tersebut, pengurus menyampaikan permohonan maaf sekaligus berharap berbagai program, karya, dan ruang kolaborasi yang telah dirintis dapat memberikan manfaat dan diteruskan oleh kepengurusan berikutnya.


Keberadaan BEM sebagai organisasi eksekutif mahasiswa mempunyai peran strategis dalam mendukung pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama. Dalam lingkungan perguruan tinggi seni, organisasi mahasiswa juga menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, mengelola kegiatan, menyampaikan aspirasi, dan menghasilkan program yang berdampak bagi komunitas kampus.


Berbagai proses organisasi yang berlangsung selama masa kepengurusan Kabinet Asa Bersua turut mencerminkan komitmen ISI Yogyakarta dalam menyediakan ruang pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman kepemimpinan, pengabdian, dan kolaborasi lintas disiplin seni.
Hal tersebut memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang mendorong mahasiswa menjadi insan kreatif, kritis, adaptif, dan memiliki kepedulian sosial. Aktivitas organisasi kemahasiswaan menjadi salah satu unsur penting dalam membangun atmosfer kampus yang demokratis, produktif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.


Kabinet Asa Bersua berharap semangat kebersamaan dan pengabdian yang telah dibangun dapat terus tumbuh serta menjadi pijakan bagi kepengurusan BEM ISI Yogyakarta berikutnya. Regenerasi organisasi diharapkan mampu melahirkan gagasan, karya, dan kolaborasi baru yang semakin memperkuat kontribusi mahasiswa bagi kemajuan ISI Yogyakarta.
Berakhirnya satu periode kepengurusan bukan hanya menjadi penutup perjalanan organisasi, tetapi juga menandai berlanjutnya proses kaderisasi dan pembelajaran kepemimpinan mahasiswa. Melalui kesinambungan tersebut, ISI Yogyakarta terus membangun ekosistem pendidikan seni yang kreatif, partisipatif, dan berdaya saing.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

id_IDID