Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta Mengakselerasi Internasionalisasi melalui Kemitraan dengan DAAD, Lembaga Pertukaran Akademik Terbesar Dunia

ISI Yogyakarta Mengakselerasi Internasionalisasi melalui Kemitraan dengan DAAD, Lembaga Pertukaran Akademik Terbesar Dunia

Yogyakarta, 19 Juni 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi seni berkelas internasional melalui kolaborasi strategis dengan Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) atau German Academic Exchange Service. Melalui kegiatan DAAD Online Info Session yang akan diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 10.00–11.00 WIB, ISI Yogyakarta membuka kesempatan bagi mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memperoleh informasi langsung mengenai peluang studi lanjut, riset, serta beasiswa di Jerman.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Webex DAAD tersebut menjadi bagian dari upaya ISI Yogyakarta dalam memperluas akses sivitas akademika terhadap jejaring pendidikan tinggi global sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan riset di lingkungan kampus.
Melalui sesi informasi ini, peserta akan mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai program Master, Doktor (PhD), dan Postdoctoral Fellowship di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Jerman. Selain itu, peserta juga akan memperoleh panduan strategis untuk meraih DAAD Scholarship, salah satu program pendanaan pendidikan internasional paling prestisius yang setiap tahun mendukung ribuan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara.
Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, M.Sn., menegaskan bahwa penguatan kolaborasi internasional merupakan bagian penting dari transformasi ISI Yogyakarta sebagai kampus seni yang adaptif terhadap perkembangan global.
“Kolaborasi dengan DAAD membuka ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika ISI Yogyakarta untuk mengakses pendidikan, penelitian, dan jejaring internasional. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di tingkat global tanpa meninggalkan identitas dan kekuatan seni budaya Indonesia,” ujarnya.
Menurut Irwandi, penguatan konektivitas internasional menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi seni sekaligus memperluas kontribusi ISI Yogyakarta dalam ekosistem pengetahuan dan kreativitas dunia.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari alumni penerima beasiswa yang telah menempuh studi di Jerman. Melalui sesi tersebut, peserta dapat memperoleh gambaran nyata mengenai proses seleksi, pengalaman akademik, kehidupan kampus, hingga strategi membangun karier internasional setelah menyelesaikan studi.
Dalam rangkaian acara selama 60 menit, peserta akan mengikuti sambutan pembuka dari perwakilan ISI Yogyakarta, presentasi mengenai program studi dan beasiswa DAAD, sesi berbagi pengalaman alumni, tanya jawab interaktif, serta penutupan.
Kerja sama dengan DAAD menunjukkan semakin kuatnya posisi ISI Yogyakarta dalam membangun jejaring internasional bersama lembaga-lembaga pendidikan dan pendanaan riset terkemuka dunia. Sebagai lembaga pendanaan pertukaran akademik terbesar di dunia, DAAD memiliki peran penting dalam mendorong mobilitas mahasiswa, peneliti, dan akademisi lintas negara.
Bagi ISI Yogyakarta, kemitraan ini bukan hanya membuka peluang studi lanjut bagi sivitas akademika, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya melalui pendidikan dan riset seni. Hal tersebut sejalan dengan visi ISI Yogyakarta untuk menjadi perguruan tinggi seni unggul yang berdaya saing global, berakar pada nilai-nilai budaya, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui berbagai program internasional yang terus berkembang, ISI Yogyakarta semakin menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi seniman, akademisi, dan peneliti yang mampu berkiprah di tingkat dunia sekaligus menjadi duta kebudayaan Indonesia di berbagai forum internasional.
Sivitas akademika yang berminat mengikuti kegiatan ini dapat melakukan registrasi melalui laman www.daad-indonesia.org/ISI⁠�. Kegiatan terbuka bagi mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan ISI Yogyakarta yang memiliki minat melanjutkan studi, riset, maupun pengembangan karier akademik di Jerman.
DAAD Online Info Session menjadi momentum penting bagi ISI Yogyakarta untuk terus memperluas cakrawala internasional, memperkuat budaya akademik global, serta menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi seni Indonesia yang aktif membangun jejaring pendidikan dan penelitian di panggung dunia.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

id_IDID