Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Dubes RI di Berlin Apresiasi Langkah ISI Yogyakarta Perluas Jejaring Seni di Jerman

Dubes RI di Berlin Apresiasi Langkah ISI Yogyakarta Perluas Jejaring Seni di Jerman

Yogyakarta, 15 Juni 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta terus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi seni yang aktif membangun jejaring akademik dan diplomasi budaya di tingkat internasional. Hal tersebut ditandai melalui audiensi dan silaturahmi pimpinan ISI Yogyakarta dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Berlin.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, M.Sn.; Direktur Program Pascasarjana ISI Yogyakarta, Dr. Fortunata Tyasrinestu, S.S., M.Si.; serta Koordinator Program Studi Seni Program Doktor, Octavianus Cahyono Priyanto, Ph.D. Dalam pertemuan tersebut, delegasi ISI Yogyakarta melaporkan perkembangan kolaborasi akademik dan seni yang telah dijalin dengan sejumlah kampus di Jerman, khususnya Hochschule Hannover dan Hochschule für Künste Bremen.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya ISI Yogyakarta dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, terutama di bidang pendidikan tinggi seni, riset artistik, pertukaran akademik, dan pengembangan praktik seni lintas budaya. Melalui kolaborasi dengan kampus-kampus seni di Jerman, ISI Yogyakarta berupaya menghadirkan ruang dialog yang produktif antara tradisi seni Indonesia, penciptaan kontemporer, dan perkembangan wacana seni global.

Dalam audiensi tersebut, delegasi ISI Yogyakarta menyampaikan berbagai capaian dan potensi pengembangan kerja sama ke depan. Kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi seni di Jerman dinilai memiliki arti penting karena membuka peluang mobilitas dosen dan mahasiswa, penguatan program pascasarjana, pengembangan riset berbasis praktik artistik, serta perluasan jejaring internasional bagi sivitas akademika ISI Yogyakarta.

Duta Besar RI untuk Jerman beserta tim menyambut antusias laporan dan inisiatif yang disampaikan oleh ISI Yogyakarta. Apresiasi diberikan atas langkah ISI Yogyakarta yang secara aktif membawa seni dan kebudayaan Indonesia ke ruang akademik internasional. Dukungan tersebut menjadi penguatan penting bagi ISI Yogyakarta dalam membangun kerja sama yang lebih strategis, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, M.Sn., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan kampus-kampus di Jerman merupakan bagian dari ikhtiar ISI Yogyakarta untuk memperkuat mutu akademik sekaligus memperluas kontribusi seni Indonesia di tingkat dunia. Menurutnya, perguruan tinggi seni tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penciptaan karya, tetapi juga sebagai aktor penting dalam diplomasi budaya.

“ISI Yogyakarta terus mendorong kerja sama internasional yang memberi manfaat bagi pengembangan akademik, penciptaan seni, riset, dan diplomasi budaya Indonesia. Melalui jejaring dengan kampus-kampus seni di Jerman, kami ingin memperkuat posisi seni Indonesia dalam percakapan global,” ujar Dr. Irwandi.

Direktur Program Pascasarjana ISI Yogyakarta, Dr. Fortunata Tyasrinestu, S.S., M.Si., menambahkan bahwa kerja sama internasional juga menjadi ruang penting bagi pengembangan kajian seni pada jenjang pascasarjana. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas perspektif akademik, memperkuat riset artistik, serta membuka peluang kerja sama antara dosen, mahasiswa, peneliti, dan seniman dari kedua negara.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Seni Program Doktor, Octavianus Cahyono Priyanto, Ph.D., menilai bahwa jejaring dengan institusi seni di Jerman dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan program doktor seni. Melalui pertukaran gagasan dan praktik artistik lintas negara, ISI Yogyakarta memiliki peluang semakin besar untuk menghadirkan kontribusi keilmuan dan penciptaan seni yang relevan dengan perkembangan global.

Audiensi di Berlin ini menegaskan komitmen ISI Yogyakarta dalam membangun reputasi internasional melalui kerja sama yang konkret, produktif, dan berorientasi masa depan. Dengan dukungan perwakilan Republik Indonesia di Jerman, ISI Yogyakarta berharap kolaborasi dengan Hochschule Hannover, Hochschule für Künste Bremen, dan mitra-mitra strategis lainnya dapat terus berkembang.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya berakar pada kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga aktif berkontribusi dalam percakapan seni, pendidikan, dan kebudayaan dunia.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

id_IDID