Yogyakarta, 16 Juli 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Jurusan Etnomusikologi akan menyelenggarakan IDEF 2026 International Conference pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 08.00 WIB, di Mini Concert Jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta. Konferensi internasional ini mengangkat tema “Sacred Music, Ecological Spirituality, and Cultural Preservation.”
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian International Djogja Earthsounds Fest (IDEF) 2026 yang mengusung semangat “Sacred Sounds, Shared Earth”. Melalui forum ini, ISI Yogyakarta mempertemukan perspektif akademik, praktik kebudayaan, spiritualitas, dan kesadaran ekologis untuk membahas peran musik sakral dalam menjaga hubungan manusia dengan alam serta mendukung keberlanjutan kebudayaan.
Konferensi akan menghadirkan Dr. Barbara Titus, Associate Professor of Cultural Musicology sekaligus kurator Jaap Kunst Collection di University of Amsterdam, Belanda, sebagai pembicara utama. Kehadirannya diharapkan memperkaya diskusi mengenai musik sebagai praktik budaya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berkaitan erat dengan identitas, spiritualitas, lingkungan, dan pengetahuan masyarakat.
Pembahasan dalam konferensi berangkat dari pemahaman bahwa bunyi tidak sekadar hadir sebagai ekspresi musikal. Dalam berbagai kebudayaan, musik sakral menjadi bagian dari ritual, sistem kepercayaan, pengetahuan lokal, serta cara masyarakat membangun hubungan yang selaras dengan lingkungan. Oleh karena itu, pelestarian musik sakral juga berkaitan dengan upaya menjaga keberagaman budaya dan ekosistem tempat tradisi tersebut tumbuh.
Penyelenggaraan konferensi internasional ini menegaskan komitmen ISI Yogyakarta dalam mengembangkan pendidikan seni yang responsif terhadap persoalan global. Seni ditempatkan bukan hanya sebagai objek penciptaan dan kajian, tetapi juga sebagai medium untuk membangun kesadaran ekologis, memperkuat dialog lintas budaya, serta merawat pengetahuan tradisional.
Melalui keterlibatan akademisi internasional dan berbagai mitra, IDEF 2026 turut memperluas jejaring keilmuan Jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta. Forum ini sekaligus menunjukkan kapasitas ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang aktif menghadirkan ruang pertukaran gagasan antara akademisi, seniman, peneliti, mahasiswa, dan masyarakat.
Konferensi terbuka bagi mahasiswa, dosen, peneliti, seniman, praktisi budaya, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap musik, spiritualitas ekologis, dan pelestarian budaya. Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui https://s.id/idef-2026.
Melalui IDEF 2026 International Conference, ISI Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan seni yang berakar pada kekayaan budaya sekaligus terbuka terhadap percakapan akademik global.






