Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Prodi Penyajian Musik ISI Yogyakarta Buka Ruang Belajar Internasional Bersama Musisi Symphoniker Hamburg

Prodi Penyajian Musik ISI Yogyakarta Buka Ruang Belajar Internasional Bersama Musisi Symphoniker Hamburg

Yogyakarta, 10 April 2026 — Program Studi Penyajian Musik Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menghadirkan ruang belajar berkelas internasional melalui agenda “Percussion Masterclass” bersama Alexander Radziewski, musisi perkusi dari Symphoniker Hamburg, Jerman. Kegiatan ini akan digelar pada Kamis, 16 April 2026 di Auditorium Musik ISI Yogyakarta.

Kehadiran Alexander Radziewski menjadi momentum penting bagi ISI Yogyakarta dalam memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman belajar langsung dari praktisi musik dunia. Masterclass ini tidak hanya menghadirkan pengayaan teknis dalam bidang perkusi, tetapi juga membuka wawasan mengenai musikalitas, disiplin artistik, dan standar profesional yang berkembang di panggung internasional.

Alexander Radziewski dikenal sebagai pemain timpani solo di Symphoniker Hamburg sejak 1987. Ia menempuh pendidikan musik di Berlin dan Lübeck dengan predikat memuaskan, serta belajar di bawah bimbingan maestro seperti Oswald Vogler dan Bill Ziehn. Sepanjang kariernya, ia tampil di berbagai panggung internasional, baik sebagai solis maupun dalam proyek kolaboratif lintas genre, mulai dari musik klasik historis bersama orkestra ternama seperti Concerto Köln hingga keterlibatannya dalam produksi musikal besar seperti The Lion King. Selain aktif di panggung pertunjukan, ia juga dikenal luas sebagai pengajar yang mendedikasikan waktunya untuk lokakarya dan kelas master di berbagai negara.

Melalui kegiatan ini, ISI Yogyakarta menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang terus membangun ekosistem pembelajaran terbuka, dinamis, dan terhubung dengan perkembangan seni di tingkat global. Kehadiran seniman dan akademisi internasional dalam ruang-ruang pembelajaran kampus menjadi bagian dari upaya institusi untuk memperkuat kualitas lulusan, memperluas jejaring, serta meningkatkan daya saing pendidikan seni Indonesia di tingkat dunia.

Bagi mahasiswa, dosen, dan pegiat musik, masterclass ini menjadi kesempatan langka untuk menyerap pengetahuan langsung dari figur berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam lanskap musik profesional Eropa. Kegiatan semacam ini juga memperlihatkan bahwa ISI Yogyakarta tidak hanya menjadi ruang pendidikan formal, tetapi juga pusat pertukaran gagasan, praktik artistik, dan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Penyelenggaraan Percussion Masterclass sekaligus memperkuat komitmen Program Studi Penyajian Musik ISI Yogyakarta dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inspiratif, dan berorientasi internasional. Dengan menghadirkan maestro dunia ke lingkungan akademik, ISI Yogyakarta kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai institusi seni yang aktif membangun reputasi, memperluas kolaborasi, dan menyiapkan generasi musisi yang mampu berkiprah di panggung global.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat segera melakukan pendaftaran melalui QR code pada poster yang telah dipublikasikan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Bayu di nomor +62 813-2784-5216.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDID