Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

FSMR ISI Yogyakarta Perkuat Reputasi Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Project Eleven Australia

FSMR ISI Yogyakarta Perkuat Reputasi Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Project Eleven Australia

Yogyakarta, 8 April 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi seni yang aktif membangun jejaring internasional melalui kolaborasi kreatif bersama Project Eleven, Australia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem seni dan media, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan pendidikan, kolaborasi artistik, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Kolaborasi antara Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) ISI Yogyakarta dan Project Eleven diformalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman sebagai pijakan awal untuk pengembangan program bersama yang lebih luas. Kemitraan ini diarahkan untuk menjembatani keunggulan akademik dengan wawasan kreatif global, sehingga mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia seni dan industri kreatif internasional.

Dalam implementasinya, kerja sama ini mencakup tiga fokus utama. Pertama, kolaborasi seni, yang diwujudkan melalui agenda jamuan bersama, forum seni Australia–Indonesia, serta pameran internasional yang mempertemukan seniman dan praktisi seni dari kedua negara. Kedua, bidang pendidikan, melalui penyelenggaraan kuliah umum dengan menghadirkan kolektor seni dari Project Eleven, Australia, sebagai bagian dari penguatan atmosfer akademik yang terbuka pada perspektif global. Ketiga, capacity building, yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang seni, khususnya di Fakultas Seni Media Rekam dan unit terkait lainnya, dengan peluang perluasan ke bidang-bidang strategis lain di lingkungan ISI Yogyakarta.

Dokumentasi Humas FSMR ISI Yogyakarta
Dokumentasi Humas FSMR ISI Yogyakarta

Kerja sama ini menunjukkan komitmen ISI Yogyakarta untuk tidak hanya menjadi pusat pendidikan seni yang unggul di tingkat nasional, tetapi juga menjadi mitra yang kredibel dalam percakapan seni global. Melalui kolaborasi lintas negara seperti ini, ISI Yogyakarta memperkuat perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta kreatif yang adaptif, berdaya saing, dan siap menjawab dinamika lanskap budaya kontemporer.

Konfir Kabo dari Project Eleven menyampaikan optimisme terhadap masa depan kerja sama ini. Ia menilai bahwa semangat keterbukaan, antusiasme, dan komitmen yang ditunjukkan ISI Yogyakarta menjadi fondasi penting bagi terbangunnya hubungan yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, sikap positif tersebut akan melahirkan peluang-peluang bermakna serta manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak yang terlibat.

Bagi ISI Yogyakarta, kolaborasi ini sekaligus mempertegas arah pengembangan kelembagaan yang bertumpu pada internasionalisasi, penguatan mutu akademik, dan perluasan jejaring strategis. Di tengah perkembangan dunia seni yang semakin terkoneksi, kemitraan dengan Project Eleven menjadi cerminan bahwa ISI Yogyakarta terus bergerak maju sebagai perguruan tinggi seni yang mampu menghubungkan kreativitas, pengetahuan, dan kerja sama global dalam satu ekosistem yang dinamis.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDID