Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta Perkuat Peran Strategis dalam Forum Nasional Perguruan Tinggi Seni Indonesia

ISI Yogyakarta Perkuat Peran Strategis dalam Forum Nasional Perguruan Tinggi Seni Indonesia

Yogyakarta, 1 April 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menunjukkan peran strategisnya dalam ekosistem pendidikan tinggi seni nasional. ISI Yogyakarta menjadi salah satu peserta dalam forum Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni Indonesia (BKSPTSI) yang diselenggarakan pada Selasa, 31 Maret 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Gedung Rektorat Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Forum tersebut mengagendakan dua pembahasan penting, yakni rapat koordinasi penyelenggaraan FKI, termasuk pembahasan penghargaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, serta silaturahmi pimpinan perguruan tinggi seni Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut ISI Yogyakarta tercatat bersama delapan institusi seni lainnya, yakni ISBI Bandung, ISBI Aceh, ISI Padang Panjang, ISI Denpasar, ISBI Tanah Papua, ISI Surakarta, Institut Kesenian Jakarta, dan STKW Surabaya. Keterlibatan dalam forum ini memperlihatkan bahwa ISI Yogyakarta terus berada dalam lingkar strategis pengambilan arah kolaborasi perguruan tinggi seni di Indonesia.

Secara kelembagaan, forum BKSPTSI memiliki arti penting karena menjadi ruang kolaborasi antarpimpinan perguruan tinggi seni Indonesia. Jejak kolaborasi itu tampak dalam penyelenggaraan Festival Kesenian Indonesia (FKI) serta pameran bersama BKS-PTSI dan Ditjen Diktiristek yang melibatkan sembilan perguruan tinggi seni, termasuk ISI Yogyakarta. Tercatat ISI Yogyakarta pernah terlibat dalam agenda Festival Kesenian Indonesia XI 2021 sebagai bagian dari jejaring BKS-PTSI.

Bagi ISI Yogyakarta, kehadiran dalam forum semacam ini bukan sekadar memenuhi undangan kelembagaan, melainkan juga memperkuat posisi kampus sebagai salah satu simpul penting pendidikan tinggi seni di Indonesia. Hal itu sejalan dengan profil ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi negeri seni yang menyelenggarakan pendidikan jenjang D4, S1, S2, hingga S3 dengan beragam bidang seni. Dalam konteks itu, partisipasi ISI Yogyakarta dalam rapat BKSPTSI menjadi relevan untuk memperluas sinergi, memperkuat rekognisi, dan membuka peluang kolaborasi yang lebih besar bagi pengembangan akademik, artistik, serta kontribusi kebudayaan di tingkat nasional.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum pimpinan perguruan tinggi seni Indonesia, ISI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam penguatan ekosistem seni nasional. Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa ISI Yogyakarta tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penciptaan seni, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam merumuskan arah kemajuan perguruan tinggi seni Indonesia.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

id_IDID