Yogyakarta, 2 Juli 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu perguruan tinggi seni terkemuka di Indonesia melalui capaian para mahasiswanya dalam Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau Peksimiprov DIY. Dalam ajang tersebut, mahasiswa ISI Yogyakarta berhasil meraih berbagai prestasi pada sejumlah tangkai lomba seni, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, hingga seni sastra. Berdasarkan hasil Peksimiprov DIY, ISI Yogyakarta mencatatkan capaian penting dengan meraih 14 posisi juara, terdiri atas 10 Juara 1, 2 Juara 2, dan 2 Juara 3. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa ekosistem pendidikan seni di ISI Yogyakarta terus melahirkan talenta kreatif yang unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat daerah.
Prestasi tersebut diraih pada berbagai tangkai lomba. Pada kategori menyanyi, Damianus Wijayanto Manalu dari ISI Yogyakarta meraih Juara 1 Tangkai Lomba Menyanyi Seriosa Putra. Pada kategori Seriosa Putri, Sesilia Sekar Putri berhasil meraih Juara 2. Keunggulan ISI Yogyakarta juga tampak pada Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putra melalui Zagita Anugerah Gusti yang meraih Juara 1, serta Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putri melalui Ariella Amna Zahra yang juga menempati posisi Juara 1. Pada kategori musik populer dan dangdut, ISI Yogyakarta turut mencatatkan hasil membanggakan. Putri Irza Ramadhani meraih Juara 3 Tangkai Lomba Menyanyi Pop Putri, sedangkan Reihan Yanuar Pamungkas berhasil menjadi Juara 1 Tangkai Lomba Menyanyi Dangdut Putra. Di kategori Vokal Grup, delegasi ISI Yogyakarta meraih Juara 2.
Capaian kuat juga ditunjukkan pada bidang seni rupa dan desain. Pradipta Bima Sanjaya meraih Juara 1 Tangkai Lomba Fotografi, Chika Yutha Cahyacetta meraih Juara 1 Tangkai Lomba Desain Poster, Lunar Antartika Binantari meraih Juara 1 Tangkai Lomba Komik Strip, serta Cruz Kyrie Pamangin meraih Juara 1 Tangkai Lomba Lukis. Prestasi ini menegaskan daya saing mahasiswa ISI Yogyakarta dalam praktik visual, desain, dan penciptaan karya seni berbasis gagasan kreatif. Di bidang sastra dan penciptaan naskah, mahasiswa ISI Yogyakarta juga menunjukkan kapasitas akademik dan artistiknya. Muhammad Raihan meraih Juara 3 Tangkai Lomba Penulisan Cerpen, sementara Unon Saraswati Hananingtyas berhasil meraih Juara 1 Tangkai Lomba Penulisan Lakon. Pada Tangkai Lomba Tari, ISI Yogyakarta kembali menempati posisi Juara 1, memperkuat reputasi kampus dalam bidang seni pertunjukan.
Malam pengumuman hasil dan penyerahan piala Peksimiprov DIY berlangsung dengan rangkaian acara yang melibatkan unsur LLDIKTI Wilayah V, BPSMI Pengda DIY, serta ISI Yogyakarta. Agenda diawali dengan registrasi, pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono, Ph.D., hiburan, laporan BPSMI Pengda DIY oleh Dindin Heryadi, S.Sn., M.Sn., serta sambutan Rektor ISI Yogyakarta Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn.
Dalam rangkaian acara tersebut, pengumuman hasil Peksimiprov DIY dilakukan oleh MC dan dilanjutkan dengan penyerahan piala oleh Rektor ISI Yogyakarta bersama Pengurus BPSMI. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Arpha Imperia Band, vokal grup, dan penampilan musik dangdut.
Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan bahwa capaian mahasiswa dalam Peksimiprov DIY menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing mahasiswa seni. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan individu maupun program studi, tetapi juga menjadi bukti bahwa ISI Yogyakarta terus menjalankan perannya sebagai pusat pengembangan seni, budaya, dan kreativitas.
Keberhasilan mahasiswa ISI Yogyakarta dalam berbagai tangkai lomba Peksimiprov DIY memperkuat posisi lembaga sebagai perguruan tinggi seni yang konsisten menghasilkan seniman, kreator, desainer, penulis, dan pelaku seni muda yang berprestasi. Melalui ajang ini, ISI Yogyakarta tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai institusi pendidikan seni yang berkontribusi dalam membangun ekosistem seni mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan capaian tersebut, ISI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui pendidikan, pelatihan, kompetisi, dan ruang-ruang apresiasi seni. Prestasi di Peksimiprov DIY menjadi momentum penting untuk memperkuat reputasi ISI Yogyakarta sebagai kampus seni yang unggul, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat.











