Yogyakarta. 13 Mei 2026 — Alumni Program Studi Musik, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Cevinita Nahany Nevia Nikita Becker atau yang dikenal sebagai Niki Becker, berhasil melaju ke babak Grand Final Indonesian Idol Season XIV. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar ISI Yogyakarta sekaligus menegaskan kiprah perguruan tinggi seni dalam melahirkan talenta musik yang mampu bersaing di panggung nasional.
Niki Becker dipastikan tampil di Grand Final Indonesian Idol XIV bersama Celyna Grace setelah Rio Lahskart tereliminasi pada babak Road to Grand Final, Senin, 11 Mei 2026. Grand Final Indonesian Idol Season XIV dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026.
Capaian Niki menjadi momentum penting bagi ISI Yogyakarta, khususnya Program Studi Musik FSP ISI Yogyakarta. Dari ruang akademik, studio praktik, kelas teori, hingga proses pembentukan karakter artistik, ISI Yogyakarta terus membangun ekosistem pendidikan seni yang mendorong mahasiswa dan alumninya tampil percaya diri, kreatif, disiplin, serta adaptif terhadap dinamika industri musik dan seni pertunjukan.
Keberhasilan Niki juga memperpanjang jejak prestasi sivitas akademika ISI Yogyakarta di ajang pencarian bakat musik nasional. Sebelumnya, Salma Salsabil, mahasiswi Program Studi D4 Penyajian Musik Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta angkatan 2020, berhasil menjadi pemenang Indonesian Idol musim ke-12 pada 2023.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni ISI Yogyakarta, Dr. M. Kholid Arif Rozaq, S.Hut., M.M., menyampaikan bahwa prestasi Niki merupakan bukti nyata bahwa pendidikan seni memiliki ruang strategis dalam membentuk insan kreatif yang mampu berkontribusi pada perkembangan musik Indonesia.
“Capaian Niki Becker sebagai Grand Finalis Indonesian Idol XIV menjadi kebanggaan besar bagi ISI Yogyakarta. Ini bukan hanya prestasi personal seorang alumni, tetapi juga cermin bahwa proses pendidikan seni, pembinaan talenta, kedisiplinan, kreativitas, dan keberanian berkarya yang tumbuh di ISI Yogyakarta mampu mengantarkan lulusan kita ke panggung nasional,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran alumni ISI Yogyakarta di ruang-ruang strategis industri kreatif menjadi bagian dari kontribusi kampus seni dalam memperkuat kebudayaan dan ekosistem seni Indonesia. Panggung seperti Indonesian Idol tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga ruang pembuktian kualitas musikal, karakter artistik, dan daya saing lulusan perguruan tinggi seni.
“ISI Yogyakarta terus berkomitmen menjadi ruang tumbuh bagi talenta seni Indonesia. Kami ingin mahasiswa dan alumni tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki identitas artistik, kepekaan budaya, dan kemampuan membaca perkembangan zaman. Prestasi Niki menunjukkan bahwa pendidikan seni dapat memberi dampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Program Studi Musik ISI Yogyakarta selama ini membekali mahasiswa dengan fondasi musikal yang komprehensif, mulai dari penguasaan teori musik, praktik instrumen dan vokal, interpretasi, sejarah musik, kreativitas, hingga kemampuan tampil di hadapan publik. Proses pembelajaran tersebut diarahkan untuk membentuk musisi yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga matang dalam ekspresi, memiliki wawasan artistik, dan siap berkompetisi di ruang profesional.
Perjalanan Niki di Indonesian Idol XIV memperlihatkan konsistensi, karakter vokal yang kuat, serta kemampuan interpretasi musikal yang terus berkembang. Dalam pemberitaan RCTI+/iNews, dua grand finalis Indonesian Idol XIV, Niki Becker dan Celyna Grace, juga telah menjalani sesi pemotretan untuk lagu kemenangan yang melibatkan komposer Andi Rianto dan akan dibawakan pertama kali di panggung Grand Final.
Bagi ISI Yogyakarta, keberhasilan Niki Becker bukan hanya kabar prestasi, tetapi juga bagian dari narasi besar tentang peran kampus seni dalam menyiapkan generasi kreatif Indonesia. Dari kampus seni menuju panggung nasional, capaian Niki menjadi inspirasi bagi mahasiswa, alumni, dan generasi muda untuk terus mengasah bakat, menjaga disiplin berkarya, serta berani menampilkan potensi terbaiknya.
Keluarga besar ISI Yogyakarta mengajak masyarakat, sivitas akademika, alumni, dan pecinta musik Indonesia untuk memberikan dukungan terbaik bagi Niki Becker pada Grand Final Indonesian Idol XIV melalui aplikasi RCTI+. Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mendorong alumni ISI Yogyakarta terus menginspirasi Indonesia melalui musik, seni, dan karya.





