Yogyakarta, 21 April 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menorehkan capaian penting dalam penguatan mutu dan daya saing kelembagaan. Sebanyak 79 usulan skema sertifikasi profesi yang diajukan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ISI Yogyakarta telah terverifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Capaian tersebut terdiri atas 16 skema okupasi dan 63 skema klaster, yang menjadi fondasi penting bagi penguatan sistem sertifikasi profesi di lingkungan perguruan tinggi seni.
Verifikasi ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus tonggak strategis bagi ISI Yogyakarta dalam meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, penciptaan, dan pengkajian seni, tetapi juga serius dalam membangun pengakuan kompetensi profesional yang terstandar secara nasional. Dengan capaian tersebut, ISI Yogyakarta menunjukkan komitmen kuat dalam menyiapkan lulusan dan sumber daya seni yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, industri kreatif, dan perkembangan ekosistem profesi berbasis kompetensi.
Ruang lingkup skema yang telah terverifikasi mencerminkan keluasan dan kekuatan bidang keilmuan di ISI Yogyakarta. Usulan skema tersebut mencakup berbagai bidang strategis, di antaranya Prodi Animasi dengan 18 skema, Prodi Film dan Televisi dengan 12 skema, Prodi Produksi Film dan Televisi dengan 11 skema, Prodi Fotografi dengan 16 skema, Fakultas Seni Pertunjukan dengan kombinasi skema okupasi dan klaster, serta Fakultas Seni Rupa dan Desain yang turut memperkuat pengembangan skema pada bidang kriya, desain, dan seni rupa.
Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan langkah penting dalam penguatan tata kelola mutu lembaga sekaligus bentuk keseriusan ISI Yogyakarta dalam menghadirkan pendidikan seni yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman.
“Verifikasinya 79 usulan skema LSP ISI Yogyakarta oleh BNSP merupakan capaian yang sangat membanggakan. Ini bukan semata soal kelulusan administratif, melainkan penanda bahwa ISI Yogyakarta terus bergerak untuk membangun sistem penjaminan kompetensi yang lebih kuat, terukur, dan diakui secara nasional. Bagi kami, sertifikasi profesi adalah bagian penting dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi seni yang berdampak, yang tidak hanya melahirkan insan kreatif, tetapi juga sumber daya manusia seni yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi di berbagai sektor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi energi bersama untuk memasuki tahap kerja berikutnya secara lebih disiplin dan terarah. “Setelah verifikasi ini, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh perangkat pendukung, terutama Materi Uji Kompetensi (MUK) dan dokumen-dokumen lainnya, disiapkan secara serius, cermat, dan kolaboratif. Saya berharap seluruh unsur yang terlibat dapat menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju full assessment dan witness, sehingga LSP ISI Yogyakarta benar-benar siap hadir sebagai lembaga sertifikasi profesi yang kuat dan kredibel,” tambahnya.
Capaian ini juga menegaskan bahwa pengembangan sertifikasi profesi di ISI Yogyakarta tidak dibangun secara parsial, melainkan dirancang sebagai bagian dari strategi kelembagaan jangka panjang. Di tengah meningkatnya tuntutan pengakuan kompetensi di berbagai sektor, keberadaan skema-skema sertifikasi yang tervalidasi oleh BNSP menjadi modal penting bagi ISI Yogyakarta untuk memperluas kontribusi, meningkatkan reputasi, dan memperkuat posisi tawar lembaga di tingkat nasional.
Dalam konteks tersebut, Komite Skema ISI Yogyakarta memegang peran penting dalam merancang, menyempurnakan, dan menyiapkan tahapan lanjutan menuju full assessment. Tahap berikutnya menuntut kerja yang lebih intensif melalui penyusunan MUK, penataan perangkat asesmen, dan pelengkapan dokumen pendukung lainnya agar seluruh skema yang telah terverifikasi benar-benar siap memasuki proses asesmen penuh dan witness sesuai ketentuan BNSP.
Dengan semangat kolaborasi lintas program studi, fakultas, komite skema, dan unsur kelembagaan lainnya, ISI Yogyakarta memiliki peluang besar untuk menghadirkan sistem sertifikasi profesi yang unggul dan menjadi rujukan di bidang seni, budaya, dan industri kreatif.
DAFTAR SKEMA USULAN VERIFIKASI LSP ISI YOGYAKARTA
PRODI ANIMASI
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | LEAD 2D ANIMATOR | Okupasi |
| 2 | CONCEPT ARTIST | Okupasi |
| 3 | LAYOUT DESIGNER | Okupasi |
| 4 | ANIMATION SUPERVISOR | Okupasi |
| 5 | ART DIRECTOR | Okupasi |
| 6 | ANIMATION PRODUCTION MANAGER | Okupasi |
| 7 | VISUAL STORYTELLER | Okupasi |
| 8 | SCRIPTWRITER FOR ANIMATION | Okupasi |
| 9 | 2D RIGGER SUPERVISOR | Okupasi |
| 10 | 3D RIGGER SUPERVISOR | Okupasi |
| 11 | FX SUPERVISOR | Okupasi |
| 12 | SLR SUPERVISOR | Okupasi |
| 13 | TECHNICAL SUPERVISOR | Okupasi |
| 14 | CG SUPERVISOR | Okupasi |
| 15 | LOOK DEVELOPMENT / SET DRESSING ARTIST | Okupasi |
| 16 | ANIMATION DIRECTOR | Okupasi |
| 17 | ANIMATION FILM DIRECTOR | Okupasi |
| 18 | TECHNICAL DIRECTOR | Okupasi |
PRODI FILM DAN TELEVISI
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | ASISTEN 1 EDITOR FILM | Okupasi |
| 2 | ASISTEN 1 JURU KAMERA FILM | Okupasi |
| 3 | ASISTEN PENATA ARTISTIK FILM | Okupasi |
| 4 | ASISTEN SUTRADARA | Okupasi |
| 5 | DOKUMENTERIS | Okupasi |
| 6 | KEY GAFFER | Okupasi |
| 7 | KEY MAKE UP ARTIST | Okupasi |
| 8 | MANAJER UNIT LOKASI | Okupasi |
| 9 | OPERATOR KAMERA FILM | Okupasi |
| 10 | PENULISAN SKENARIO FILM | Okupasi |
| 11 | PERISET FILM DOKUMENTER | Okupasi |
| 12 | PRODUCTION SOUND MIXER | Okupasi |
PRODI PRODUKSI FILM DAN TELEVISI
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | ASISTEN SOUND DESIGNER | Okupasi |
| 2 | BOOM OPERATOR | Okupasi |
| 3 | CONTENT CREATOR | Okupasi |
| 4 | MANAGER UNIT PRODUKSI | Okupasi |
| 5 | MANAJER LOKASI | Okupasi |
| 6 | OPERATOR KAMERA | Okupasi |
| 7 | PENGARAH SINEMATOGRAFI | Okupasi |
| 8 | PENULIS SKENARIO FILM | Okupasi |
| 9 | PERANCANG SUARA | Okupasi |
| 10 | PRODUCTION SOUND MIXER | Okupasi |
| 11 | SOUND DESIGNER | Okupasi |
PRODI FOTOGRAFI
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | DIGITAL IMAGING ARTIST | Okupasi |
| 2 | FOTOGRAFER ARSITEKTUR | Okupasi |
| 3 | FOTOGRAFER EVENT | Okupasi |
| 4 | FOTOGRAFER INDUSTRIAL | Okupasi |
| 5 | FOTOGRAFER JUNIOR | Okupasi |
| 6 | FOTOGRAFER KEHUMASAN | Okupasi |
| 7 | FOTOGRAFER KOMERSIAL | Okupasi |
| 8 | FOTOGRAFER MODEL | Okupasi |
| 9 | FOTOGRAFER OLAHRAGA | Okupasi |
| 10 | FOTOGRAFER PERNIKAHAN | Okupasi |
| 11 | FOTOGRAFER PORTRAIT | Okupasi |
| 12 | FOTOGRAFER PRODUK | Okupasi |
| 13 | FOTOGRAFER STUDIO | Okupasi |
| 14 | PENGELOLAAN PAMERAN FOTOGRAFI | Okupasi |
| 15 | JURI FOTO | Okupasi |
| 16 | FOTOGRAFER SENIOR | Okupasi |
FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN (FSP)
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | DALANG | Okupasi |
| 2 | INSTRUKTUR MUSIK | Okupasi |
| 3 | PENARI | Okupasi |
| 4 | PENGAJAR MUSIK | Okupasi |
| 5 | PENYANYI SOLO | Okupasi |
| 6 | MANAJEMEN PANGGUNG PERTUNJUKAN | Klaster |
| 7 | MERIAS PELAKU PERTUNJUKAN | Klaster |
| 8 | PENATAAN ARTISTIK PERTUNJUKAN | Klaster |
| 9 | PENATAAN BUSANA PERTUNJUKAN | Klaster |
| 10 | PENGAJARAN TARI KREASI | Klaster |
| 11 | PENJURIAN PERTUNJUKAN | Klaster |
| 12 | PENYUSUNAN ARANSEMEN MUSIK | Klaster |
| 13 | PENYUSUNAN KOREOGRAFI | Klaster |
FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN (FSRD)
| No | Nama Skema | Jenis |
|---|---|---|
| 1 | PEKERAMIK-KRIYA | Klaster |
| 2 | PERAJIN KAYU-KRIYA | Klaster |
| 3 | PERAJIN LOGAM-KRIYA | Klaster |
| 4 | PERAKIT PRODUK KULIT-KRIYA | Klaster |
| 5 | PEMOLAAN BUSANA | Klaster |
| 6 | PEMBUATAN CETAK GRAFIS | Klaster |
| 7 | PEMBUATAN LUKISAN | Klaster |
| 8 | PEMBUATAN PATUNG | Klaster |
| 9 | DESAINER FESYEN | Okupasi |





