Yogyakarta, 19 Oktober 2026 – Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menunjukkan kualitas dan daya saingnya di tingkat nasional. Melalui ajang Visual Art Festival (VAFEST) 4.0 Tahun 2026 yang diselenggarakan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Yogyakarta berhasil meraih dua penghargaan, yakni Juara 1 Lomba Desain Karakter dan Juara 3 Lomba Lukis.
Prestasi tersebut diraih melalui karya-karya kreatif mahasiswa yang mengedepankan kekuatan gagasan, eksplorasi visual, dan pengembangan potensi seni rupa serta desain. Keberhasilan dalam dua kategori berbeda ini sekaligus memperlihatkan kemampuan mahasiswa ISI Yogyakarta dalam menghadirkan karya yang kompetitif pada ajang seni tingkat nasional.
Pada kategori Desain Karakter, tim mahasiswa Program Studi S-1 Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Yogyakarta yang beranggotakan Chevrania Zaida Alfalfa Kurniawan, Nabila Mu’thashim Yazid, dan Safira Binnaja Alfahira berhasil meraih Juara 1 melalui karya berjudul Wira Geni (Manunggaling Kaula Geni).
Kategori tersebut menantang mahasiswa untuk menciptakan intellectual property (IP) orisinal berupa karakter atau semesta karakter (character universe) dengan mengangkat kekayaan tradisi, mitologi, folklor, maupun kearifan lokal Indonesia. Pengembangan karakter tidak hanya menitikberatkan pada kekuatan visual, tetapi juga mempertimbangkan potensi penerapannya pada berbagai media kreatif, seperti animasi, gim, merchandise, dan media sosial.
Keberhasilan tim DKV ISI Yogyakarta dalam kompetisi ini menjadi salah satu capaian penting dalam pengembangan kreativitas mahasiswa yang berpijak pada kekayaan budaya Nusantara. Kompetisi tersebut sekaligus membuka ruang eksplorasi bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan tradisional dengan kebutuhan industri kreatif kontemporer.



Sementara itu, prestasi lainnya dipersembahkan Richie Tjipto, mahasiswa Program Studi S-1 Konservasi Seni FSRD ISI Yogyakarta. Melalui karya lukis berjudul The Masked Dancer in the Middle of The Night, Richie berhasil meraih Juara 3 pada kategori Lomba Lukis.
Pencapaian tersebut melengkapi keberhasilan mahasiswa FSRD ISI Yogyakarta dalam kompetisi yang mempertemukan beragam pendekatan artistik dan gagasan kreatif. Prestasi pada bidang desain karakter dan seni lukis ini menunjukkan luasnya ruang pengembangan kompetensi mahasiswa, baik dalam penciptaan karya berbasis desain maupun ekspresi seni rupa.

VAFEST 4.0 Tahun 2026 mengangkat tema “Visualizing Tradition, Advancing Innovation: Tradition as Knowledge, Innovation as Transformation”. Tema ini menekankan pentingnya menjadikan tradisi sebagai sumber pengetahuan sekaligus landasan pengembangan inovasi dalam praktik seni rupa dan desain masa kini.
Sejalan dengan semangat tersebut, capaian mahasiswa ISI Yogyakarta mencerminkan upaya pengembangan kreativitas yang tetap memiliki keterhubungan dengan nilai budaya dan pengetahuan tradisional. Perpaduan antara eksplorasi artistik, penguasaan keterampilan, dan kemampuan merespons perkembangan zaman menjadi aspek penting dalam pendidikan seni yang terus berkembang.
Dua penghargaan pada VAFEST 4.0 Tahun 2026 ini semakin memperkuat rekam jejak prestasi mahasiswa ISI Yogyakarta di bidang seni rupa dan desain. Keberhasilan tersebut sekaligus meneguhkan peran ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang mendorong lahirnya generasi kreatif, inovatif, dan berdaya saing, dengan tetap menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi penciptaan karya.





