Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Perluas Kesempatan Belajar, Berkarya, dan Tampil, ISI Yogyakarta Siapkan Relawan untuk Mendampingi Mahasiswa Penyandang Disabilitas

Perluas Kesempatan Belajar, Berkarya, dan Tampil, ISI Yogyakarta Siapkan Relawan untuk Mendampingi Mahasiswa Penyandang Disabilitas

Yogyakarta — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menjadwalkan Pelatihan Relawan Mahasiswa Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada Jumat, 6 November 2026, di Gedung Rektorat ISI Yogyakarta, Sewon, Bantul. Pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar pendampingan agar mahasiswa penyandang disabilitas dapat mengikuti perkuliahan, terlibat dalam proses berkarya, dan berpartisipasi dalam kegiatan kampus sesuai kebutuhan mereka.

Kegiatan yang diselenggarakan ULD ISI Yogyakarta itu menyasar 14 mahasiswa calon relawan dari berbagai fakultas dan program studi serta melibatkan pengelola ULD. Untuk memberikan pembekalan, ISI Yogyakarta mengundang Siti Aminah, S.Sos.I., M.Si., dari Tim Ahli Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai narasumber. Dalam susunan acara, Wakil Rektor I ISI Yogyakarta Dr. Dewanto Sukistono dijadwalkan membuka kegiatan, disusul sambutan Ketua ULD ISI Yogyakarta Prof. Dr. Suastiwi, M.Des.

Karakter pembelajaran di perguruan tinggi seni menjadi perhatian dalam pelatihan ini. Selain mengikuti perkuliahan teori, mahasiswa ISI Yogyakarta menjalani praktik studio dan laboratorium, terlibat dalam produksi karya dan pertunjukan, serta mengikuti kegiatan lapangan. Perbedaan ruang dan bentuk pembelajaran itu membuat kebutuhan pendampingan dapat berbeda di setiap kegiatan. Sebagian mahasiswa mungkin membutuhkan bantuan mobilitas saat berpindah ruang, sementara yang lain memerlukan dukungan komunikasi atau akses informasi selama kegiatan berlangsung.

Calon relawan akan mempelajari ragam disabilitas, hak penyandang disabilitas, dan prinsip kesetaraan akses pendidikan. Materi juga mencakup model sosial disabilitas yang mengajak peserta mengenali hambatan di lingkungan kampus, termasuk dalam cara informasi disampaikan dan kegiatan diselenggarakan. Dengan pemahaman tersebut, relawan diharapkan mampu mengenali hambatan yang dihadapi mahasiswa dan menyesuaikan bentuk dukungan dengan situasi yang dihadapi.

Etika pendampingan menjadi bagian dari pembekalan. Calon relawan akan belajar menawarkan bantuan, meminta persetujuan, serta menjaga privasi dan kerahasiaan informasi mahasiswa yang didampingi. Dalam kegiatan praktik, misalnya, relawan dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi atau mengakses ruang kegiatan sesuai kebutuhan yang disampaikan. Mahasiswa tetap menentukan bentuk bantuan yang diperlukan dan menjalankan perannya dalam proses berkarya.

Selain pemaparan materi dan diskusi, kerangka acuan pelatihan memuat studi kasus, praktik interaksi, dan simulasi pendampingan. Melalui metode tersebut, peserta akan berlatih menghadapi situasi yang mungkin mereka temui selama mendampingi mahasiswa, mulai dari membantu mobilitas hingga menyesuaikan cara berkomunikasi. Calon relawan juga akan diperkenalkan pada fungsi dan mekanisme kerja ULD agar memahami bagaimana peran mereka terhubung dengan layanan yang dikoordinasikan kampus.

Keterlibatan calon relawan dari berbagai program studi diharapkan membantu ULD memahami kebutuhan akses dalam beragam kegiatan seni. Pengalaman belajar di studio, laboratorium, dan ruang pertunjukan dapat memberi relawan konteks untuk mengenali dukungan yang diperlukan di masing-masing lingkungan. Pelatihan ini sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman dengan PLD UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengenai pendampingan mahasiswa penyandang disabilitas di perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, ULD ISI Yogyakarta mendorong terbentuknya komunitas relawan mahasiswa yang dapat mendukung layanan disabilitas secara berkelanjutan. Penguatan layanan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan mahasiswa penyandang disabilitas mengikuti seluruh proses pendidikan seni, dari menerima materi perkuliahan dan mengembangkan karya hingga berpartisipasi dalam produksi dan pertunjukan.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan