Yogyakarta, 19 Oktober 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali memperluas ruang apresiasi dan promosi seni tradisi Indonesia ke tingkat internasional melalui penyelenggaraan International Jogjakarta Karawitan Festival (JOGJAKARFEST) 2026. Mengusung tema “SRAWUNG: Tradition, Transformation, Tomorrow”, festival ini membuka kesempatan bagi para seniman, kelompok karawitan, komunitas seni, dan institusi kebudayaan untuk berpartisipasi dalam konser virtual internasional yang akan ditayangkan pada 4 Desember 2026 melalui kanal YouTube resmi ISI Yogyakarta.
Pendaftaran peserta telah dibuka hingga 31 Oktober 2026, sementara batas akhir pengiriman video pertunjukan ditetapkan pada 14 November 2026. Melalui format konser virtual, JOGJAKARFEST 2026 menghadirkan ruang perjumpaan artistik yang memungkinkan karya-karya karawitan menjangkau penonton lintas wilayah dan negara tanpa dibatasi oleh jarak geografis.
Penyelenggaraan festival ini menjadi bagian dari upaya ISI Yogyakarta dalam memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi seni yang berkomitmen terhadap pelestarian, pengembangan, dan internasionalisasi seni budaya Indonesia. Melalui pemanfaatan teknologi digital, karawitan tidak hanya ditempatkan sebagai warisan budaya yang perlu dijaga, tetapi juga sebagai praktik seni yang terus berkembang, beradaptasi, dan memiliki potensi untuk membangun dialog budaya global.
Tema “SRAWUNG: Tradition, Transformation, Tomorrow” merepresentasikan semangat perjumpaan, keterbukaan, dan kolaborasi dalam perkembangan seni karawitan. Istilah srawung yang berakar dari budaya Jawa mengandung makna interaksi dan kebersamaan. Dalam konteks festival internasional, semangat tersebut diterjemahkan menjadi upaya mempertemukan beragam gagasan, tradisi musikal, dan pendekatan kreatif untuk membuka kemungkinan baru bagi masa depan karawitan.
JOGJAKARFEST 2026 memberikan ruang bagi berbagai bentuk pertunjukan karawitan, mulai dari sajian tradisional, karya kreasi, hingga eksplorasi inovatif. Panitia juga tidak membatasi jumlah pengrawit atau penampil dalam setiap kelompok. Ketentuan tersebut membuka peluang partisipasi yang luas, baik bagi kelompok seni berskala kecil maupun komunitas dengan format pertunjukan besar.
Setiap calon peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran secara daring melalui tautan https://bit.ly/RegistrationJogjakarfest2026 paling lambat 31 Oktober 2026. Peserta kemudian menyiapkan video pertunjukan berdurasi 5–15 menit yang dikirimkan melalui tautan Google Drive kepada panitia melalui alamat surel karawitanisiyk@gmail.com paling lambat 14 November 2026.
Video yang dikirimkan harus menggunakan format MP4, memiliki kualitas audio dan visual yang baik, serta memenuhi resolusi minimal 720p dengan kecepatan 30 frame per detik (FPS). Video juga tidak diperkenankan memuat logo, teks judul, maupun informasi tertulis lainnya.
Seluruh karya yang masuk akan melalui proses kurasi oleh tim kurator festival. Video terpilih selanjutnya ditampilkan dalam International JOGJAKARFEST Virtual Concert pada 4 Desember 2026 melalui kanal YouTube resmi ISI Yogyakarta. Para individu yang terlibat dalam pertunjukan terpilih akan memperoleh sertifikat elektronik, sementara identitas institusi, organisasi, atau kelompok peserta akan dicantumkan dalam materi promosi festival dan diperkenalkan selama berlangsungnya acara.
Kehadiran JOGJAKARFEST 2026 juga memperlihatkan peluang transformasi penyelenggaraan festival seni tradisi melalui media digital. Format virtual memungkinkan dokumentasi dan penyebarluasan karya karawitan dilakukan secara lebih terbuka, sekaligus memperluas akses masyarakat internasional untuk mengenal kekayaan ekspresi musikal Indonesia.
Bagi ISI Yogyakarta, penyelenggaraan kegiatan berskala internasional seperti JOGJAKARFEST memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan, penciptaan, dan penyajian seni. Festival ini dapat menjadi wahana pertukaran pengetahuan artistik, perluasan jejaring antarpelaku budaya, serta promosi karawitan sebagai salah satu kekuatan seni pertunjukan Indonesia di tengah perkembangan budaya global.
Melalui JOGJAKARFEST 2026, ISI Yogyakarta terus mendorong terciptanya ruang dialog antara tradisi dan inovasi. Karawitan diharapkan semakin dikenal bukan hanya sebagai identitas kebudayaan lokal, tetapi juga sebagai bahasa artistik universal yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya.
Masyarakat seni, komunitas karawitan, sanggar, dan institusi kebudayaan yang berminat berpartisipasi dapat mendaftarkan diri sebelum 31 Oktober 2026. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan ketentuan keikutsertaan dapat diperoleh melalui narahubung +62 853-2740-0931 atau +62 819-5570-370.
Dengan semangat SRAWUNG, International JOGJAKARFEST 2026 diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan tradisi, kreativitas masa kini, dan masa depan seni karawitan, sekaligus memperkuat kontribusi ISI Yogyakarta dalam memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada dunia.







