Yogyakarta, 24 Juli 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta akan menggelar Pagelaran Seni dan Pesta Rakyat 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis XLII. Perhelatan yang menghadirkan pertunjukan seni, musik, budaya, layanan kesehatan, kuliner, dan ruang promosi UMKM tersebut akan berlangsung selama dua hari, pada 29–30 Agustus 2026, di Area Terbuka Laboratorium Seni ISI Yogyakarta.
Dibuka untuk masyarakat umum secara gratis, kegiatan akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 23.59 WIB. Pagelaran ini menjadi ruang perjumpaan antara sivitas akademika, seniman, komunitas, pelaku industri kreatif, dan masyarakat dalam suasana perayaan seni yang inklusif dan terbuka.
Sejumlah penampil akan memeriahkan panggung Pagelaran Seni dan Pesta Rakyat 2026, di antaranya Diva Aurel, Elsa Lucyta, Kethoprak Saraswati Manunggal, Putro Barong Budoyo, Program Studi Sendratasik, Sanggar Sripanglaras, serta SLB Bina Siwi. Kehadiran para penampil tersebut menunjukkan keberagaman ekspresi seni yang dihadirkan, mulai dari musik populer, seni pertunjukan tradisional, tari, teater rakyat, hingga kreativitas seni yang melibatkan kelompok masyarakat dengan beragam latar belakang.
Panggung perayaan juga akan diramaikan oleh TOMASA, HMJ PSP, Kodhok Ngorek, Laras Trita Nirmala, Babajaba, Wiji Sejati, Terrafic, Sasmita Dhvani, IB Creative, Congsess, serta sejumlah penampil lainnya. Keterlibatan mahasiswa, program studi, sanggar, dan komunitas seni memperlihatkan kuatnya ekosistem penciptaan dan apresiasi seni yang tumbuh di lingkungan ISI Yogyakarta.
Selain menyajikan pertunjukan, kegiatan ini menghadirkan Sewonderland Mart sebagai ruang eksplorasi produk kreatif, kuliner, dan UMKM. Pengunjung dapat menikmati beragam produk sekaligus berinteraksi secara langsung dengan para pelaku usaha dan insan kreatif. Kehadiran ruang tersebut memperluas fungsi pagelaran, tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media promosi ekonomi kreatif dan penguatan jejaring antara kampus dengan masyarakat.
Layanan donor darah dan pemeriksaan kesehatan turut tersedia selama kegiatan berlangsung. Perpaduan antara seni, layanan sosial, kesehatan, dan aktivitas ekonomi kreatif tersebut mencerminkan komitmen ISI Yogyakarta dalam menghadirkan program kampus yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pagelaran Seni dan Pesta Rakyat 2026 juga menjadi wujud keterbukaan ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya menjalankan pendidikan, penelitian, serta penciptaan karya, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman seni dan budaya. Melalui kegiatan ini, karya dan proses kreatif yang berkembang di lingkungan kampus dapat dinikmati secara langsung oleh publik.
Penyelenggaraan kegiatan dalam rangka Dies Natalis XLII tersebut menegaskan posisi ISI Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, penciptaan, pelestarian, dan pengembangan seni yang terus membangun hubungan dengan berbagai kelompok masyarakat. Kolaborasi antara seniman, mahasiswa, akademisi, komunitas, mitra, dan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ruang kreatif yang semakin dinamis dan berkelanjutan.
Masyarakat dapat menghadiri Pagelaran Seni dan Pesta Rakyat ISI Yogyakarta pada 29 dan 30 Agustus 2026 di Area Terbuka Laboratorium Seni ISI Yogyakarta. Dengan rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam, kegiatan ini dapat menjadi pilihan bagi keluarga, generasi muda, komunitas, dan pencinta seni untuk menikmati berbagai pertunjukan sekaligus mengenal lebih dekat kehidupan kreatif di kampus seni.
Melalui perayaan ini, ISI Yogyakarta mengajak masyarakat merayakan keberagaman ekspresi, memperkuat apresiasi terhadap seni dan budaya, serta menjadikan kampus sebagai ruang bersama yang terbuka, kreatif, dan berdampak.






