Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta Raih Peringkat 81 Nasional dalam UNIRANKS® 2026, Tegaskan Daya Saing Kampus Seni di Kancah Pendidikan Tinggi

ISI Yogyakarta Raih Peringkat 81 Nasional dalam UNIRANKS® 2026, Tegaskan Daya Saing Kampus Seni di Kancah Pendidikan Tinggi

Yogyakarta, 23 Februari 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Dalam pemeringkatan UNIRANKS® 2026 Indonesia University Rankings, ISI Yogyakarta berhasil menempati peringkat ke-81 nasional dari 970 perguruan tinggi terverifikasi di Indonesia. Capaian ini semakin meneguhkan posisi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni unggulan yang memiliki daya saing di tingkat nasional sekaligus relevan dalam lanskap pendidikan tinggi global.

UNIRANKS® merupakan sistem pemeringkatan universitas berbasis data (data-driven ranking system) yang mengevaluasi perguruan tinggi di berbagai negara melalui pendekatan holistik. Tidak hanya menilai reputasi akademik semata, UNIRANKS mengukur performa universitas dari berbagai dimensi yang mencerminkan kualitas pendidikan modern di era digital dan globalisasi.

Penilaian Holistik dan Komprehensif

Dalam metodologinya, UNIRANKS 2026 menilai universitas berdasarkan sejumlah indikator utama, yaitu:

1. Quality of Education (Kualitas Pendidikan)
Indikator ini menilai mutu proses pembelajaran, relevansi kurikulum, kualitas pengajaran, serta kesiapan mahasiswa dalam menguasai kompetensi bidangnya. Aspek ini mencerminkan efektivitas institusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

2. Employability (Kesiapan Kerja Lulusan)
Penilaian ini melihat keterhubungan perguruan tinggi dengan dunia industri, peluang magang, jejaring profesional, hingga tingkat serapan alumni di dunia kerja. Dalam konteks seni dan industri kreatif, indikator ini menunjukkan relevansi lulusan terhadap kebutuhan pasar kreatif nasional maupun internasional.

3. Research Performance (Kinerja Penelitian)
Aspek ini mengukur kontribusi penelitian, publikasi akademik, inovasi berbasis riset, serta kolaborasi penelitian. Penelitian yang berdampak menjadi indikator penting dalam memperkuat reputasi akademik institusi.

4. Student Experience (Pengalaman Mahasiswa)
UNIRANKS menilai kualitas pengalaman mahasiswa selama studi, termasuk fasilitas kampus, dukungan akademik dan non-akademik, aktivitas organisasi, hingga lingkungan pembelajaran yang inklusif dan kreatif.

5. Web Impact & Digital Presence (Dampak Web dan Kehadiran Digital)
Di era digital, visibilitas universitas secara daring menjadi indikator penting. Penilaian ini mencakup kekuatan website resmi, publikasi digital, kehadiran media sosial, serta jangkauan informasi kepada publik.

6. Innovation dan Reputasi Global
Indikator ini mengukur kontribusi inovatif institusi, jejaring kolaborasi internasional, serta persepsi global terhadap kualitas dan kontribusi universitas.

7. Student Well-being dan Sustainability (Kesejahteraan Mahasiswa & Keberlanjutan)
UNIRANKS juga memperhitungkan dukungan terhadap kesejahteraan mahasiswa, layanan konseling, lingkungan kampus yang aman dan inklusif, serta komitmen terhadap prinsip keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Dengan pendekatan yang menyeluruh tersebut, UNIRANKS berupaya menghadirkan gambaran realistis mengenai kualitas dan daya saing perguruan tinggi di era modern.

ISI Yogyakarta dan Posisi Strategis Kampus Seni

Peringkat ke-81 nasional yang diraih ISI Yogyakarta menunjukkan bahwa perguruan tinggi seni mampu bersaing secara sejajar dengan universitas multidisipliner lainnya. Capaian ini tidak hanya mencerminkan kualitas pendidikan seni, tetapi juga kekuatan institusi dalam membangun ekosistem kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan industri kreatif.

Rektor ISI Yogyakarta menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Peringkat ke-81 dalam UNIRANKS 2026 adalah refleksi dari komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan seni yang berkualitas, inovatif, dan berdampak. Ini adalah buah dari kerja keras dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta dukungan para mitra yang terus memperkuat ekosistem seni dan budaya di ISI Yogyakarta,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa capaian ini menjadi momentum penting menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.

“Kami berharap prestasi ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat. ISI Yogyakarta bukan hanya kampus seni, tetapi institusi pendidikan tinggi yang diakui secara nasional, memiliki reputasi digital yang kuat, serta terus memperluas jejaring kolaborasi internasional. Ini adalah waktu yang tepat bagi calon mahasiswa untuk bergabung dan berkembang bersama kami,” tambahnya.

Momentum Strategis Menjelang PMB 2026

Capaian UNIRANKS 2026 menjadi penguatan strategis bagi branding ISI Yogyakarta sebagai pusat pendidikan seni unggulan di Indonesia. Dalam persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, pengakuan eksternal melalui sistem pemeringkatan independen menjadi indikator penting bagi calon mahasiswa dan orang tua dalam menentukan pilihan studi.

Sebagai perguruan tinggi seni terbesar dan paling komprehensif di Indonesia, ISI Yogyakarta terus berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis kreativitas, riset seni, inovasi media, serta kolaborasi industri kreatif. Dengan posisi yang semakin kuat dalam pemeringkatan nasional, ISI Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan kualitas, reputasi, dan kontribusinya bagi kemajuan seni dan budaya Indonesia di tingkat global.

Kunjungi website: https://www.uniranks.com/ranking/indonesia?query=Yogyakarta atau https://www.unirank.org/id/

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDID