Black ISI LOGO
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

ISI Yogyakarta Perkuat Budaya Kampus Sehat melalui Senam Jumat Sehat, Sambut Mahasiswa Baru dan Dukung GERMAS

ISI Yogyakarta Perkuat Budaya Kampus Sehat melalui Senam Jumat Sehat, Sambut Mahasiswa Baru dan Dukung GERMAS

YOGYAKARTA, 14 Agustus 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta memperkuat komitmennya membangun lingkungan perguruan tinggi yang sehat, produktif, dan berdaya melalui penyelenggaraan Senam Jumat Sehat, Jumat (14/8/2026), pukul 07.30 WIB, di Halaman Asrama Mahasiswa Putri ISI Yogyakarta. Kegiatan yang melibatkan civitas akademika tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan ISI Yogyakarta terhadap Program Nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta momentum menyambut mahasiswa baru penghuni Asrama Mahasiswa ISI Yogyakarta.

Kegiatan diikuti dengan semangat kebersamaan oleh unsur civitas akademika dari berbagai fakultas, program pascasarjana, lembaga, unit penunjang akademik, biro, serta mahasiswa penghuni asrama. Senam bersama menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarelemen kampus sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari budaya kerja dan budaya akademik.

Dalam sambutannya, Rektor ISI Yogyakarta Dr. Irwandi, M.Sn. menegaskan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Kesehatan dan kebugaran menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas akademik, penciptaan karya, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan kelembagaan yang produktif.

Pelaksanaan Senam Jumat Sehat juga menjadi bentuk konkret dukungan ISI Yogyakarta terhadap GERMAS. Program tersebut mendorong masyarakat untuk semakin membudayakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik dan berbagai langkah promotif serta preventif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bagi ISI Yogyakarta, upaya membangun kampus sehat memiliki keterkaitan erat dengan karakter perguruan tinggi seni yang menempatkan manusia, kreativitas, kepekaan, dan daya cipta sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Kondisi fisik dan lingkungan yang sehat menjadi salah satu fondasi untuk menciptakan ekosistem akademik yang memungkinkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan berkarya secara optimal.

Momentum Senam Jumat Sehat kali ini juga memiliki makna khusus karena sekaligus menjadi bagian dari penyambutan mahasiswa baru yang mulai menempati Asrama Mahasiswa ISI Yogyakarta. Kegiatan bersama di lingkungan asrama diharapkan membantu mahasiswa baru mengenal suasana kampus yang inklusif dan membangun kedekatan dengan komunitas akademik sejak awal menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan tempat tinggal selama menjalani pendidikan, tetapi juga pada nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari kehidupan akademik ISI Yogyakarta. Interaksi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan unsur pimpinan dalam kegiatan bersama menjadi bagian penting dalam membangun rasa memiliki terhadap institusi.

Program Senam Jumat Sehat tidak berhenti pada penyelenggaraan kali ini. Sebagai bagian dari komitmen mendukung GERMAS dan membangun budaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi, ISI Yogyakarta merencanakan pelaksanaan kegiatan secara konsisten sebanyak dua kali setiap bulan pada hari Jumat.

Pelaksanaan secara berkala tersebut diharapkan menjadikan aktivitas fisik tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif di lingkungan kampus. Dengan kebugaran yang terjaga, civitas akademika diharapkan semakin siap menjalankan aktivitas pendidikan, penciptaan dan pengkajian seni, pelayanan akademik, serta berbagai agenda kelembagaan.

Komitmen terhadap kesehatan civitas akademika sekaligus melengkapi pengembangan ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan artistik, tetapi juga memberi perhatian terhadap kualitas lingkungan dan sumber daya manusianya. Ekosistem kampus yang sehat, terbuka, dan produktif menjadi salah satu modal penting untuk melahirkan insan seni yang kreatif, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Melalui semangat “Sehat Bersama, Semangat Berkarya, ISI Jaya!”, ISI Yogyakarta terus membangun ruang pendidikan seni yang menempatkan kesehatan, kebersamaan, kreativitas, dan produktivitas sebagai unsur yang saling menguatkan. Dukungan terhadap GERMAS sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi seni dalam mengimplementasikan program nasional melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan civitas akademika dan berkelanjutan.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini