Yogyakarta. 6 Maret 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor administrasi publik. Melalui Fakultas Seni Pertunjukan (FSP), ISI Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pendampingan pelaporan pajak menggunakan sistem Coretax bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum (GKU) FSP ISI Yogyakarta ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman sekaligus pendampingan teknis kepada sivitas akademika terkait penggunaan Coretax, sistem administrasi perpajakan terbaru yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam rangka modernisasi layanan perpajakan nasional.
Puluhan dosen dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam sesi pendampingan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai perubahan sistem pelaporan pajak dari platform sebelumnya menuju Coretax yang dirancang lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.
Perwakilan pimpinan FSP ISI Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh sivitas akademika mampu beradaptasi dengan sistem administrasi perpajakan digital yang terus berkembang.
Selain memberikan pemahaman konseptual, tim penyuluh dari KPP Pratama Bantul juga memberikan pendampingan langsung kepada peserta dalam proses pengisian dan pelaporan SPT Tahunan, sehingga para peserta dapat memahami tahapan pelaporan secara praktis dan akurat.
Melalui kegiatan ini, dosen dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menyelesaikan pelaporan SPT Tahunan sebelum batas waktu yang ditetapkan pada 31 Maret 2026, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan sebagai bagian dari kontribusi warga negara.
Kegiatan pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya ISI Yogyakarta dalam membangun budaya tata kelola administrasi yang tertib, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Sinergi antara perguruan tinggi dan otoritas perpajakan diharapkan dapat terus diperkuat guna meningkatkan literasi perpajakan di lingkungan akademik.
Sebagai perguruan tinggi seni terkemuka di Indonesia, ISI Yogyakarta tidak hanya berperan dalam pengembangan seni dan budaya, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam mendukung berbagai agenda transformasi nasional, termasuk modernisasi sistem administrasi publik melalui pemanfaatan teknologi digital.






