LOGO ISI YOGYAKARTA
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Film Tugas Akhir Mahasiswa ISI Yogyakarta Wakili Indonesia di Program Internasional Juilliard School

Film Tugas Akhir Mahasiswa ISI Yogyakarta Wakili Indonesia di Program Internasional Juilliard School

Yogyakarta 27 Januari 2026 — Karya tugas akhir mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta berjudul Bunga-Bunga di Jala Ikan (A Mixed Blessing) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Film tersebut terpilih sebagai satu-satunya wakil Indonesia dalam program bergengsi “Art of the Score” yang diselenggarakan oleh The Juilliard School, New York, bekerja sama dengan Bali International Film Festival.
Film Bunga-Bunga di Jala Ikan (A Mixed Blessing) merupakan karya tugas akhir penciptaan seni kolektif mahasiswa ISI Yogyakarta, dengan Cinta Setia sebagai sutradara dan Sebastian Damar Pratama sebagai editor. Keduanya resmi menyandang gelar Sarjana Seni (S.Sn.) pada 19 Januari 2026, sebelum film ini diumumkan terpilih dalam program internasional tersebut pada 22 Januari 2026 di Bali.

Program Art of the Score merupakan inisiatif internasional yang mempertemukan mahasiswa film dari berbagai negara dengan mahasiswa musik Juilliard School untuk menciptakan musik latar orisinal bagi film pendek. Melalui program ini, film karya mahasiswa ISI Yogyakarta akan dikolaborasikan dengan komposer muda dari Juilliard School, salah satu institusi seni pertunjukan terbaik di dunia.
Film ini diproduseri oleh Saddam Putra Dewa Rimbawan, yang sebelumnya juga pernah terlibat dalam program yang sama pada tahun 2023. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memastikan kualitas artistik dan teknis film semakin optimal. Proses kolaborasi dengan Juilliard School dijadwalkan berlangsung mulai akhir Januari hingga April 2026.

Dari sisi narasi, Bunga-Bunga di Jala Ikan (A Mixed Blessing) mengangkat isu dampak perubahan iklim terhadap kehidupan masyarakat akar rumput. Film ini menggambarkan perjuangan sebuah keluarga yang kondisi ekonominya semakin terdesak, sehingga harus bertahan hidup dengan memanfaatkan tradisi Sedekah Rawa Pening. Karya ini dikembangkan melalui program Shorts Up 2024, dengan pendekatan yang memadukan isu lingkungan dan ketahanan sosial masyarakat lokal.

Setelah seluruh proses kolaborasi musik rampung, film Bunga-Bunga di Jala Ikan (A Mixed Blessing) direncanakan akan diputar secara resmi dalam rangkaian Bali International Film Festival (Balinale) 2026 yang akan berlangsung pada 1–7 Juni 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan seni di ISI Yogyakarta, sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai kampus seni yang mampu melahirkan karya-karya unggulan berdaya saing internasional. Prestasi tersebut juga menegaskan peran mahasiswa ISI Yogyakarta dalam percakapan global industri film dan seni kreatif.

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDID