{"id":34951,"date":"2026-10-27T16:22:17","date_gmt":"2026-10-27T09:22:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.isi.ac.id\/?p=34951"},"modified":"2026-10-28T16:34:01","modified_gmt":"2026-10-28T09:34:01","slug":"isi-yogyakarta-perkuat-kiprah-internasional-melalui-indonesia-fashion-day-5-dorong-inovasi-kriya-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/2026\/10\/27\/isi-yogyakarta-perkuat-kiprah-internasional-melalui-indonesia-fashion-day-5-dorong-inovasi-kriya-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"ISI Yogyakarta Perkuat Kiprah Internasional melalui Indonesia Fashion Day #5, Dorong Inovasi Kriya Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Yogyakarta, 27 Oktober 2026 \u2013 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi seni yang berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi internasional. Melalui Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Kriya Batik, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), ISI Yogyakarta akan menyelenggarakan <em>International Sharing Session<\/em> bertajuk \u201cRegenerative Craft: Threads of the Future\u201d pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Indonesia Fashion Day (IFD) #5 sekaligus forum pertukaran pengetahuan mengenai masa depan kriya tekstil dan fesyen berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadirkan akademisi dan praktisi dari Indonesia serta Malaysia, forum internasional tersebut akan membahas perkembangan kriya dan industri fesyen dalam merespons tantangan keberlanjutan lingkungan. Diskusi difokuskan pada eksplorasi material, inovasi kriya, regenerasi bahan, serta pengembangan ekosistem fesyen sirkular yang mengedepankan efisiensi sumber daya dan tanggung jawab ekologis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga narasumber akan berbagi perspektif dan pengalaman akademik dalam kegiatan ini, yakni Dr. Hema Zulaika Hashim dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia; Sri Sulistiowati Subianto, S.Sn., M.Des., akademisi ESMOD Jakarta, Indonesia; serta Norulaini Binti Mohd Ramly dari Jabatan Pengajian Politeknik dan Kolej Komuniti (JPPKK), Malaysia. Diskusi akan dipandu oleh Wafaa Letya Jahroo, S.Ds., M.Ds., dosen ISI Yogyakarta, sebagai moderator.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran narasumber dari berbagai institusi pendidikan tersebut memperlihatkan komitmen ISI Yogyakarta dalam memperluas jejaring akademik lintas negara, khususnya pada bidang seni rupa, kriya, desain, dan fesyen. Melalui forum ini, ISI Yogyakarta membuka ruang dialog yang mempertemukan perspektif akademik, praktik kreatif, dan perkembangan industri untuk mendorong lahirnya gagasan baru dalam pengembangan kriya kontemporer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tema <em>Regenerative Craft: Threads of the Future<\/em> menempatkan kriya bukan sekadar sebagai produk estetis, melainkan juga sebagai bidang pengetahuan dan praktik kreatif yang memiliki potensi menjawab persoalan lingkungan. Pendekatan regeneratif mendorong pemanfaatan material secara bertanggung jawab, pengembangan teknik produksi yang berkelanjutan, serta penciptaan nilai baru melalui inovasi desain tanpa mengabaikan kekayaan tradisi dan keterampilan kriya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi ISI Yogyakarta, penyelenggaraan forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat relevansi pendidikan tinggi seni terhadap perkembangan global. Kekayaan pengetahuan kriya Indonesia, termasuk batik dan tradisi tekstil Nusantara, memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan warisan budaya, teknologi, kreativitas, dan prinsip keberlanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui Indonesia Fashion Day #5, Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Kriya Batik FSRD ISI Yogyakarta juga berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang terbuka terhadap pertukaran gagasan internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa dan sivitas akademika mengenai perkembangan industri kreatif, sekaligus mendorong pengembangan karya kriya dan fesyen yang inovatif, memiliki identitas budaya, serta berdaya saing global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>International Sharing Session<\/em> dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00\u201311.30 WIB dengan fasilitas partisipasi daring melalui Zoom Cloud Meetings. Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, pelaku industri kreatif, dan masyarakat umum tanpa biaya pendaftaran. Peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat elektronik. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan <a href=\"https:\/\/forms.gle\/5BL62SgJPk8a9RwK7\">https:\/\/forms.gle\/5BL62SgJPk8a9RwK7<\/a>, sedangkan akses pertemuan akan dikirimkan ke alamat surel peserta yang telah terdaftar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyelenggaraan Indonesia Fashion Day #5 menjadi salah satu wujud kontribusi ISI Yogyakarta dalam mengembangkan pendidikan seni yang adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan mempertemukan pengetahuan lokal dan perspektif internasional, ISI Yogyakarta terus memperluas kontribusinya sebagai pusat pendidikan, penciptaan, dan pengembangan seni yang mendorong inovasi serta keberlanjutan industri kreatif Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"818\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-818x1024.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-34952\" srcset=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-818x1024.webp 818w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-768x962.webp 768w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-640x801.webp 640w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-400x501.webp 400w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Opening-the-series-of-Indonesia-Fashion-Day-IFD-5-the-Applied-Undergraduate-Program-in-Bati-367x460.webp 367w\" sizes=\"(max-width: 818px) 100vw, 818px\" \/><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta, 27 Oktober 2026 \u2013 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi seni yang berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi internasional. Melalui Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Kriya Batik, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), ISI Yogyakarta akan menyelenggarakan International Sharing Session bertajuk \u201cRegenerative Craft: Threads of the Future\u201d pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":34953,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46,37,40],"tags":[],"class_list":["post-34951","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda","category-berita-dan-info","category-kerjasama"],"a3_pvc":{"activated":false,"total_views":0,"today_views":0},"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WEB.-11-1140x445.png",1140,445,true],"list":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WEB.-11-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WEB.-11-300x226.png",300,226,true],"full":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WEB.-11.png",1920,1446,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34951"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34951\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34954,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34951\/revisions\/34954"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34951"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34951"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}