{"id":34751,"date":"2026-10-14T13:01:35","date_gmt":"2026-10-14T06:01:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.isi.ac.id\/?p=34751"},"modified":"2026-10-14T13:01:36","modified_gmt":"2026-10-14T06:01:36","slug":"aurelia-amanda-raih-best-batik-nasional-2026-bukti-kiprah-alumni-isi-yogyakarta-dalam-pelestarian-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/2026\/10\/14\/aurelia-amanda-raih-best-batik-nasional-2026-bukti-kiprah-alumni-isi-yogyakarta-dalam-pelestarian-budaya\/","title":{"rendered":"Aurelia Amanda Raih Best Batik Nasional 2026, Bukti Kiprah Alumni ISI Yogyakarta dalam Pelestarian Budaya"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Yogyakarta, 14 Oktober 2026 \u2014 Alumni Program Studi Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Aurelia Amanda, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional Best Batik Putra Putri Batik Nusantara 2026. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti kontribusi alumni ISI Yogyakarta dalam mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian warisan budaya Indonesia melalui bidang seni kriya dan tekstil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aurelia Amanda, yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menerima penghargaan Best Batik dalam ajang Putra Putri Batik Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Ikatan Pencinta Batik Nusantara. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Sahrul Septian, perwakilan DKI Jakarta 2. Keduanya memperoleh apresiasi atas pemahaman dan kepedulian terhadap batik sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberhasilan Aurelia menjadi kebanggaan tersendiri bagi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni yang memiliki komitmen terhadap pengembangan pendidikan, penciptaan karya, dan pelestarian seni budaya. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa kompetensi yang dikembangkan melalui pendidikan seni memiliki relevansi luas, tidak hanya dalam praktik penciptaan karya, tetapi juga dalam upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai alumni Program Studi Kriya Tekstil, Aurelia memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan erat dengan pengembangan seni tekstil, eksplorasi material, estetika, dan kreativitas berbasis budaya. Bidang keilmuan tersebut memiliki keterkaitan kuat dengan batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memadukan keterampilan, pengetahuan tradisional, nilai filosofis, serta inovasi artistik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/844757175_1420105686760317_7037055841058846578_n-683x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-34754\" srcset=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/844757175_1420105686760317_7037055841058846578_n-683x1024.jpg 683w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/844757175_1420105686760317_7037055841058846578_n-640x960.jpg 640w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/844757175_1420105686760317_7037055841058846578_n-400x600.jpg 400w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/844757175_1420105686760317_7037055841058846578_n-367x551.jpg 367w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batik tidak sekadar dipahami sebagai motif atau busana, melainkan sebagai hasil kebudayaan yang menyimpan pengetahuan, ketelitian, kreativitas, dan cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam perkembangannya, batik juga menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi, sehingga membutuhkan keterlibatan generasi muda untuk menjaga keberlanjutan sekaligus memperluas apresiasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prestasi Aurelia menunjukkan pentingnya pendidikan tinggi seni dalam menyiapkan sumber daya manusia kreatif yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan perkembangan zaman. Melalui penguasaan pengetahuan dan keterampilan seni, lulusan perguruan tinggi seni memiliki peluang untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya, pengembangan industri kreatif, hingga penguatan identitas budaya Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi ISI Yogyakarta, capaian alumni pada ajang nasional tersebut turut memperkuat citra institusi sebagai pusat pendidikan tinggi seni yang berperan dalam pengembangan talenta kreatif dan pemajuan kebudayaan. Kehadiran alumni di berbagai ruang apresiasi seni dan budaya menjadi bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan insan seni yang kompeten, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap warisan budaya bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghargaan Best Batik Putra Putri Batik Nusantara 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni ISI Yogyakarta untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas karya, serta mengambil peran aktif dalam memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui prestasi Aurelia Amanda, ISI Yogyakarta kembali menunjukkan kontribusi pendidikan seni dalam melahirkan generasi kreatif yang tidak hanya mampu berkarya dan berprestasi, tetapi juga berperan sebagai penjaga, pengembang, dan penerus kekayaan budaya Nusantara.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"819\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-819x1024.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-34752\" style=\"width:819px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-819x1024.png 819w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-768x961.png 768w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-640x800.png 640w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-400x500.png 400w, https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Batik-bukan-sekadar-motif-yang-dikenakan.-Di-dalamnya-ada-pengetahuan-ketelitian-dan-cerita-y-367x459.png 367w\" sizes=\"(max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Dokumentasi: Putra Putri Batik Nusantara<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta, 14 Oktober 2026 \u2014 Alumni Program Studi Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Aurelia Amanda, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional Best Batik Putra Putri Batik Nusantara 2026. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti kontribusi alumni ISI Yogyakarta dalam mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian warisan budaya Indonesia melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":34753,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[661,37,649],"tags":[],"class_list":["post-34751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-alumni-berprestasi","category-berita-dan-info","category-kampus-berdampak"],"a3_pvc":{"activated":false,"total_views":0,"today_views":0},"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/843299035_1743213284473114_8952364638689686264_n-1140x445.jpg",1140,445,true],"list":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/843299035_1743213284473114_8952364638689686264_n-463x348.jpg",463,348,true],"medium":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/843299035_1743213284473114_8952364638689686264_n-200x300.jpg",200,300,true],"full":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/843299035_1743213284473114_8952364638689686264_n-scaled.jpg",1707,2560,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34751"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34751\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34756,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34751\/revisions\/34756"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}