{"id":32738,"date":"2026-05-05T11:03:50","date_gmt":"2026-05-05T04:03:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.isi.ac.id\/?p=32738"},"modified":"2026-05-05T11:03:51","modified_gmt":"2026-05-05T04:03:51","slug":"alumnus-musik-isi-yogyakarta-jadi-narasumber-podcast-kpu-bantul-bahas-jingle-pilkada-dari-perspektif-musikologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/2026\/05\/05\/alumnus-musik-isi-yogyakarta-jadi-narasumber-podcast-kpu-bantul-bahas-jingle-pilkada-dari-perspektif-musikologi\/","title":{"rendered":"Alumnus Musik ISI Yogyakarta Jadi Narasumber Podcast KPU Bantul, Bahas Jingle Pilkada dari Perspektif Musikologi"},"content":{"rendered":"<p>Yogyakarta, 5 Mei 2026\u2014 Argya Gavra Aldinathan, alumnus baru Program Studi Musik, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, diundang sebagai narasumber dalam podcast yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul. Kehadiran Argya dalam forum tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap penelitian skripsinya yang mengkaji Jingle Pilkada Bantul Tahun 2024 melalui perspektif musikologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam podcast tersebut, Argya membagikan hasil kajian akademiknya mengenai bagaimana jingle politik tidak hanya berfungsi sebagai media promosi atau pengingat tahapan pemilihan, tetapi juga dapat dibaca sebagai karya musik yang memiliki struktur, pesan, dan fungsi komunikatif. Penelitian yang dilakukan Argya menelaah aspek musikal dalam jingle, mulai dari struktur lagu, unsur melodi, lirik, hingga perannya sebagai media sosialisasi kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pendekatan musikologi, Argya mengkaji hubungan antara musik dan konteks sosial-politik, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Bantul. Kajian tersebut menunjukkan bahwa musik memiliki peran strategis dalam membangun kedekatan pesan publik dengan masyarakat. Dalam konteks pemilihan umum, jingle dapat menjadi medium komunikasi yang efektif karena mampu menghadirkan pesan secara lebih ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran Argya sebagai narasumber podcast KPU Kabupaten Bantul menegaskan bahwa karya ilmiah mahasiswa seni tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi lembaga publik dan masyarakat. Penelitian skripsi yang berangkat dari bidang musik mampu membuka ruang dialog lintas sektor, terutama antara perguruan tinggi seni dan institusi penyelenggara pemilu.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi ISI Yogyakarta, capaian ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan seni yang dikembangkan di lingkungan kampus tidak hanya berorientasi pada penciptaan dan pertunjukan, tetapi juga pada penguatan kajian, riset, serta kontribusi keilmuan terhadap isu-isu aktual. Program Studi Musik Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta terus mendorong mahasiswa untuk memahami musik sebagai praktik artistik sekaligus objek kajian ilmiah yang memiliki keterhubungan dengan dinamika sosial, budaya, dan kehidupan publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterlibatan alumnus baru ISI Yogyakarta dalam ruang diskusi yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bantul juga memperlihatkan relevansi pendidikan seni dalam menjawab kebutuhan masyarakat kontemporer. Musik, dalam hal ini, tidak hanya dipahami sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai medium komunikasi, edukasi, dan partisipasi publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui capaian tersebut, ISI Yogyakarta semakin meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi seni yang melahirkan lulusan kreatif, kritis, dan mampu berkontribusi lintas bidang. Kehadiran Argya dalam podcast KPU Bantul menjadi salah satu contoh nyata bagaimana riset seni dapat memberi nilai tambah bagi lembaga publik serta memperkuat posisi ISI Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, penciptaan, dan kajian seni yang relevan dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-video\"><video height=\"900\" style=\"aspect-ratio: 720 \/ 900;\" width=\"720\" controls src=\"https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/SaveGram.App_AQPToloh6q2ftlvTm6hWKhxg7MKl-m5eP5R2YjE1SxBQ4IF4H0zV2YD1cQD0-Kp-M7KV-u1Iq777U70Z3viyAfv0IDlZmsvcwelnzcU.mp4\"><\/video><figcaption class=\"wp-element-caption\">Video Humas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul<\/figcaption><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta, 5 Mei 2026\u2014 Argya Gavra Aldinathan, alumnus baru Program Studi Musik, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, diundang sebagai narasumber dalam podcast yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul. Kehadiran Argya dalam forum tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap penelitian skripsinya yang mengkaji Jingle Pilkada Bantul Tahun 2024 melalui perspektif musikologi. Dalam podcast [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":32740,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37,649],"tags":[],"class_list":["post-32738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-dan-info","category-kampus-berdampak"],"a3_pvc":{"activated":false,"total_views":0,"today_views":0},"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-05-105719.png",669,377,false],"list":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-05-105719-463x348.png",463,348,true],"medium":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-05-105719-300x169.png",300,169,true],"full":["https:\/\/www.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-05-105719.png",669,377,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32738"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32738\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32741,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32738\/revisions\/32741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}